Baca Novel Online

The Twilight Saga: Breaking Dawn – Stephenie Meyer

“Ingatanku tidak mampu mengingat sejauh itu. ”

Kami sama-sama tertawa.

“Aku ikut prihatin tentang hal ini, Jacob. Aku ikut prihatin kau sedih. Aku prihatin keadaan semakin memburuk dan bukan membaik. ”

“Trims, Leah. ”

Ia memikirkan hal-hal yang lebih buruk, gambar-gambar suram dalam pikiranku, sementara aku berusaha menyembunyikan hal-hal itu darinya, tapi tidak begitu berhasil. Leah bisa memandangnya tanpa melibatkan perasaan, dengan perspektif berbeda, dan harus kuakui itu membantu. Aku bisa membayangkan mungkin aku akan bisa melihatnya dengan cara seperti itu juga, beberapa tahun lagi.

la melihat sisi lucu dari hal-hal menjengkelkan yang terjadi setiap hari sebagai akibat berdekatan dengan para vampir. Ia suka aku mengolok-olok Rosalie, terkekeh dalam hati, dan bahkan memunculkan beberapa lelucon cewek pirang baru dalam pikirannya yang bisa kupakai. Tapi kemudian pikirannya berubah serius, wajah Rosalie terus terbayang dalam benaknya dengan cara yang membuatku bingung.

“Tahukah kau apa yang sinting? ” tanya Leah.

“Well. hampir semuanya sinting sekarang. Tapi apa maksudmu? ”

“Si vampir pirang yang sangat kaubenci itu—aku justru bisa memahami sudut pandangnya.”

Aku sempat menyangka ia bercanda, walaupun leluconnya sangat tidak lucu. Kemudian, begitu aku sadar ia serius, amarah yang menjalari diriku sulit dikendalikan. Untung kami tadi berpisah untuk berpatroli. Coba jaraknya cukup dekat sehingga bisa kugigit…

“Tunggu! Biar kujelaskan dulu! ”

“Tidak mau mendengarnya. Aku cabut. ”

“Tunggu! Tunggu! ” Leah memohon-mohon sementara aku berusaha menenangkan diri untuk berubah wujud. “Ayolah, Jake! ”

“Leah, bukan begini caranya meyakinkan aku untuk mau menghabiskan lebih banyak waktu denganmu dt masa mendatang. ”

“Ya ampu”n! Berlebihan banget reaksinya. Kau bahkan tidak tahu apa yang kumaksud.

“Memangnya apa yang kaumaksud? ”

Kemudian tiba-tiba Leah berubah menjadi Leah yang dulu, yang keras hati karena terlalu banyak merasa sedih. “Maksudku, tentang menjadi kelainan genetik, Jacob. ”

Kata-katanya yang bernada sinis membuatku tertegun. Aku sama sekali tidak mengira amarahku akan langsung mereda.

“Aku tidak mengerti”

“Kau pasti bisa mengerti, seandainya kau tidak seperti mereka-mereka yang lain. Kalau “urusan kewanitaanku”—Leah memikirkan istilah itu dengan nada sarkastis—tidak membuatmu kabur mencari perlindungan seperti cowok-cowok tolol lainnya, kau pasti akan mengerti maksudnya. ”

“Oh. ”

Yeah, memang tidak ada di antara kami yang suka memikirkan hal-hal yang terjadi pada Leah. Siapa yang mau? Tentu saja aku ingat betapa paniknya Leah pada bulan pertama setelah ia bergabung dengan kawanan kami—dan aku ingat reaksiku yang sengaja menghindari masalah itu, tidak mau memikirkannya, sama seperti yang lain. Karena Leah tidak mungkin hamil—kecuali telah terjadi mukjizat yang bersifat supranatural. Ia tidak pernah berpacaran dengan lelaki lain setelah putus dengan Sam. Kemudian, setelah minggu demi minggu berlalu dan tidak pernah terjadi apa-apa, barulah Leah sadar tubuhnya tak lagi mengikuti pola normal. Kengerian yang ia alami—jadi apakah ia sekarang? Apakah tubuhnya berubah karena ia menjadi werewolf? Atau ia menjadi werewolf justru karena tubuhnya salah? Satu-satunya werewolf wanita dalam sejarah. Apakah itu karena ia bukan wanita seutuhnya?

“Tak seorang pun dari kami yang ingin berurusan dengan kepedihan hati leah. Jelas, kami kan tidak bisa berempati padanya dalam hal itu. ”

“Kau kan tahu mengapa menurut Sam kita harus mengalami imprint. ”

“Jelas. Untuk meneruskan keturunan. ”

“Benar. Untuk menghasilkan segerombolan werewolf kecil. Agar spesies ini tetap ada, agar gennya tidak hilang. Kau tertarik pada orang yang memberimu kesempatan terbaik untuk menurunkan gen serigala. ”

Aku menunggu Leah menumpahkan semua unek-uneknya padaku.

“Seandainya aku bisa melakukannya, Sam pasti akan tertarik padaku. ”

Kepedihan hati Leah begitu terasa hingga membuatku memacu lari lebih kencang.

“Tapi aku tidak bisa. Ada yang tidak beres denganku. Rupa’ nya aku tidak memiliki kemampuan menurunkan gen itu, pada-bal aku berasal dari garis keturunan binatang. Aku jadi makhluk aneh—serigala cewek—yang tidak ada gunanya. Aku mengalami kelainan genetik dan kita berdua tahu itu. ”

“Itu tidak benar”, aku membantah kata-katanya. “Itu kan hanya teori Sam. Imprint memang terjadi, tapi kita tidak tahu mengapa. Billy justru berpikir lain. ”

“Aku tahu, aku tahu. Menurut pendapat Billy, imprint terjadi agar kita menjadi serigala yang lebih kuat. Karena kau dan Sam bertubuh sangat besar—lebih besar daripada ayah-ayah kita. Tapi bagaimanapun, aku tetap tidak bisa menjadi kandidat. Aku… aku sudah mengalami menopause. Umurku baru dua puluh tahun tapi aku sudah menopause. ”

“Ugh. Aku benar-benar tidak ingin membicarakan hal ini. Kau kan tidak tahu itu, Leah. Mungkin ini berkaitan dengan masalah tidak bisa menua itu. Kalau kau berhenti jadi serigala dan mulai menua lagi, aku yakin keadaan akan… eh… kembali seperti semula. ”

“Sebenarnya aku juga akan berpikir begitu—tapi masalahnya, tidak ada yang rerimprint padaku, padahal latar belakang keluargaku mengesankan. Kau tahu, Leah menambahkan dengan sikap serius, kalau tidak ada kau, Seth mungkin yang paltng memiliki peluang untuk menjadi Alfa—melalui darahnya, setidaknya. Tentu saja, tidak ada yang akan mempertimbangkan aku… ”

“Apa sih yang sebenarnya kauinginkan, meng-imprint, di-imprint, atau apa? tuntutku. Memangnya kenapa kalau kau jatuh cinta saja seperti orang normal lainnya, Leah? Imprint itu sama saja dengan tidak memberimu pilihan. ”

“Sam, Jared, Paul Quil… sepertinya mereka tidak keberatan. Ah, mereka kan memang tidak bisa berpikir sendiri. Jadi kau tidak mau terkena imprint? Ya nggak dong! ”

“Itu karena kau sudah jatuh cinta pada Bella. Perasaan itu akan hilang, tahu, kalau kau terkena imprint. Kau tidak perlu lagi sakit hati karena dia. ”

“Apa kau ingin melupakan perasaanmu terhadap Sam? ”

Leah menimbang-nimbang sejenak. “Kurasa ya. ”

Aku mengembuskan napas. Berarti Leah lebih sehat daripada aku.

“Tapi kembali ke maksud utamaku tadi, Jacob. Aku mengerti mengapa vampir pirang itu begitu dingin—dalam arti kiasan. Itu karena ia fokus. Perhatiannya tertuju pada hadiahnya, bukan? Karena kau selalu menginginkan apa yang takkan pernah bisa kaumiliku”

“Jadi kau akan bersikap seperti Rosalie? Kau bersedia membunuh orang—karena itulah yang dilakukannya sekarang, memastikan tidak ada yang menggalangi kematian BeUa—kau akan melakukan semua itu demi mendapatkan seorang bayi? Sejak kapan kau jadi suka beranak? ”

“Aku hanya menginginkan pilihan yang tidak kumiliki, Jacob. Mungkin, kalau tidak ada yang tidak beres denganku, hal itu takkan terpikirkan olehku. ”

“Kau rela membunuh demi itu? ” desakku, tidak membiarkannya tidak menjawab pertanyaanku.

“Bukan itu yang ia lakukan. Kurasa lebih tepat disebut ia mengambil risiko kelewat besar. Tapi… kalau Bella memintaku membantunya dalam hal ini… Leah terdiam sejenak, menimbang-nimbang. Walaupun aku tidak begitu suka padanya, mungkin aku juga akan melakukan hal yang sama dengan yang di-lakukan si pengisap darah pirang. “

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: June 14, 2018 12:31

    Nurlaely D

    Dikasih mobil bgus kok gak seneng...klo aku c seneng bgt hahahaha

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.