Baca Novel Online

The Twilight Saga: Breaking Dawn – Stephenie Meyer

Dan kenangan-kenangan tajam, yang bisa diingat dengan jelas: wajah Edward ketika aku membuka mata di kehidupan baruku, fajar imortalitas yang tak pernah berakhir… ciuman pertama itu… malam pertama itu…

Bibir Edward, tiba-tiba melumat ganas bibirku, membuyarkan konsentrasiku.

Terkesiap, aku kehilangan kendali atas perisai yang susah payah kujauhkan dariku. Perisai itu melenting kembali bagaikan karet gelang yang diregangkan, kembali melindungi pikiranku.

“Uuups, lepas!” desahku.

“Aku sudah mendengarmu tadi,” desah Edward. “Bagaimana? Bagaimana caramu melakukannya?”

“Itu ide Zafrina. Kami melatihnya beberapa kali.”

Edward bingung. Ia mengerjap dua kali dan menggeleng.

“Sekarang kau tahu,” ujarku ringan, dan mengangkat bahu. “Tak pernah ada yang mencintaimu sebesar cintaku padamu.”

“Kau nyaris benar.” Edward tersenyum, matanya masih sedikit lebih lebar daripada biasanya. “Aku tahu hanya ada satu pengecualian.”

“Pembohong.”

Edward mulai menciumku lagi, tapi tiba-tiba berhenti.

“Bisakah kau melakukannya lagi?” tanyanya.

Aku meringis. “Sulit sekali.”

Edward menunggu, ekspresinya penuh semangat.

“Aku tak bisa melakukannya kalau konsentrasiku terpecah sedikit saja,” aku mengingatkan dia.

“Kalau begitu aku tidak akan nakal,” Edward berjanji.

Aku mengerucutkan bibir, mataku menyipit. Kemudian aku tersenyum.

Aku menempelkan kedua tanganku ke wajahnya lagi, mengangkat perisai itu keluar dari pikiranku, kemudian mulai dari saat pikiranku terputus tadi—dengan kenangan sejelas kristal dari malam pertama hidup baruku… berlama-lama dalam setiap detailnya.

Aku tertawa dengan napas terengah ketika ciuman Edward yang bergairah membuyarkan usahaku lagi.

“Masa bodohlah,” geram Edward, menciumi ujung daguku dengan penuh gairah.

“Masih banyak waktu untuk itu,” aku mengingatkannya.

“Selama-lamanya,” bisik Edward.

“Kedengarannya tepat sekali.”

Kemudian kami melanjutkan dengan penuh bahagia dalam naungan kebahagiaan kami yang sempurna selamanya.

~~TAMAT~~

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: June 14, 2018 12:31

    Nurlaely D

    Dikasih mobil bgus kok gak seneng...klo aku c seneng bgt hahahaha

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.