Baca Novel Online

The Twilight Saga: Breaking Dawn – Stephenie Meyer

“Bukan begitu,” Edward menjelaskan waktu kami sendirian malam itu. “Bakatnya tak ada duanya sehingga Amun takut kehilangan dia. Sama seperri kita berencana menjaga Renesmee agar Aro tidak tahu”—ia mendesah—’Amun juga berniat menjaga Benjamin agar luput dari perhatian Aro. Amun men-ciptakan Benjamin, tahu dia bakal istimewa.”

“Apa yang bisa dia lakukan?”

“Sesuatu yang belum pernah dilihat Eleazar sebelumnya. Sesuatu yang belum pernah kudengar. Sesuatu yang bahkan tidak bisa dihalangi perisaimu.” Ia menyunggingkan senyum miringnya. “Dia bisa benar-benar memengaruhi unsur-unsur alam—bumi, angin, air, dan api. Manipulasi fisik yang sesungguhnya, bukan ilusi pikiran. Benjamin masih bereksperimen dengan kelebihannya, dan Amun berusaha membentuknya menjadi senjata. Tapi kaulihat sendiri betapa mandirinya Benjamin. Dia tidak mau dimanfaatkan.”

“Kau suka padanya,” aku menyimpulkan dari nada suara Edward.

“Dia memiliki pandangan sangat jelas tentang mana yang baik dan mana yang salah. Aku suka sikapnya itu.”

Sikap Amun berbeda, ia dan Kebi lebih suka menyendiri berdua, walaupun Benjamin dan Ha langsung akrab baik dengan kelompok Denali maupun Irlandia. Kami harap, kembalinya Carlisle akan meredakan ketegangan dengan Amun.

Emmett dan Rose mengirim vampir-vampir individual— teman-teman nomaden Carlisle yang bisa mereka lacak.

Garrett yang pertama datang—vampir jangkung kerempeng dengan mata merah penuh semangat dan rambur cokelar pasir p.iujang yang diikat dengan tali kulit—dan langsung kentara itu petualang. Dalam bayanganku, kami bisa menantangnya uuiuk melakukan apa pun dan ia pasti akan langsung menerima, hanya untuk menguji dirinya sendiri. Ia langsung tertarik pada Denali bersaudara, bertanya macam-macam tenung gaya hidup meteka yang tidak biasa. Aku bertanya-tanya dalam hati apakah vegetarianisme merupakan tantangan lain yang akan ia coba, hanya sekadar untuk mengetahui apakah ia bisa melakukannya.

Mary dan Randall juga datang—keduanya sudah berteman, walaupun tidak bepergian bersama-sama. Mereka mendengarkan cerita Renesmee dan tinggal untuk menjadi saksi, seperti yang lain. Seperti Denali bersaudara, mereka mempertimbangkan apa yang akan mereka lakukan seandainya keluarga Volturi tak mau memberi waktu untuk mendengar penjelasan kami. Ketiga nomaden itu menimbang-nimbang untuk memihak kami.

Tentu saja Jacob semakin masam saja dengan semakin bertambahnya vampir yang datang. Sebisa mungkin ia menjaga jarak, dan kalau tak bisa, ia menggerutu kepada Renesmee dan mengatakan harus ada yang mulai menyediakan indeks kalau ia diharapkan mengingat nama semua pengisap darah yang ada di sini.

Carlisle dan Esme kembali seminggu setelah mereka pergi, Emmett dan Rosalie beberapa hari kemudian, dan kami merasa lebih tenang setelah mereka pulang. Carlisle membawa seorang teman lagi bersamanya, walaupun mungkin istilah rem^n tidak begitu tepat. Alistair adalah vampir Inggris yang tidak suka bergaul, yang menganggap Carlisle kenalan terdekatnya, walaupun ia tidak mau bertamu lebih dari sekali dalam seabad. Alistair lebih suka berkeliaran sendiri, dan Carlisle meminta bantuan banyak pihak untuk dapat membawanya ke sini. Ia menutup diri dari siapa pun, dan kentara sekali ia tidak memiliki pengagum di antara kelompok-kelompok yang berkumpul itu.

Vampir pemuram berambut gelap itu memercayai penjelasan Carlisle tentang asalusul Renesmee, dan menolak, seperti Amun, untuk menyentuhnya. Edward memberitahu Carlisle, Esme, dan aku bahwa Alistair takut berada di sini, tapi lebih takut lagi tidak mengetahui hasil akhirnya. Li sangat curiga pada semua otoritas, sehingga dengan demikian wajar bila ia juga curiga pada keluarga Volturi. Apa yang terjadi sekarang seolah menguatkan semua ketakutannya.

“Tentu saja sekarang mereka akan tahu aku ada di sini,” kami mendengarnya menggerutu sendirian di loteng—tempat favoritnya untuk merajuk. “Tak mungkin mencegah Aro tahu mengenainya sekarang. Kabur selama berabad-abad, itulah arti semuanya ini nanti. Semua orang yang diajak bicara oleh Carlisle dalam satu dekade terakhir akan masuk dalam daftar mereka. Bisa-bisanya aku membiarkan diriku terlibat masalah ini. Apakah begini caranya memperlakukan teman?”

Tapi kalau ia benar tentang melarikan diri dari keluarga Yblturi, setidaknya peluangnya melakukan itu lebih besar daripada kami semua. Alistair seorang pelacak, walaupun tidak setepat dan seefisien Demetri. Alistair hanya merasakan tarikan yang kuat terhadap apa pun yang ia cari. Tapi tarikan itu cukup untuk mengatakan kepadanya ke arah mana ia harus lari—arah yang sebaliknya dari Demetri,

Kemudian sepasang teman lain yang ridak disangka-sangka datang—tidak disangka-sangka, karena baik Carlisle maupun Rosalie tak bisa menghubungi kelompok Amazon.

“Carlisle,” seru wanita yang lebih tinggi dari dua wanita bertubuh sangat tinggi, menyapanya begitu mereka sampai. Mereka terlihat seperti diregangkan—lengan dan kaki panjang, jari-jari panjang, kepang hitam panjang, dan wajah panjang dengan hidung panjang. Mereka tidak memakai apa-apa kecuali kulit binatang—rompi kulit dan celana panjang ketat yang ditalikan dengan tali-tali kulit di sepanjang sisinya. Bukan hanya baju eksentrik mereka yang membuat mereka terkesan liar, rapi segala sesuatu tentang mereka, dari mata merah mereka yang lidak berhenri melirik ke sana kemari, serta gerakan-gerakan mereka yang gesit dan tiba-tiba. Belum pernah aku melihat vampir yang lebih tidak beradab dibandingkan mereka.

Tapi Alice yang mengirim mereka, dan itu kabar menarik, bisa dibilang begitu. Mengapa Alice berada di Amerika Selatan? Hanya karena ia melihat tak ada yang berhasil menghubungi kelompok Amazon?

“Zafrina dan Senna! Tapi mana Kachiri?” tanya Carlisle. “Aku belum pernah melihat kalian bertiga berpisah.”

“Alice bilang kami perlu berpencar,” Zafrina menjawab dengan suara parau dan dalam yang sangat pas dengan penampilannya yang liar. “Tidak enak sebenarnya tetpisah seperti ini, tapi Alice meyakinkan kami bahwa kalian membutuhkan kami di sini, sedangkan dia sangat membutuhkan Kachiri di tempat lain. Hanya itu yang dia katakan pada kami, kecuali bahwa dia harus bergegas…?” Pernyataan Zafrina menghilang, berubah menjadi pertanyaan, dan—dengan saraf gemetar yang tak hilang-hilang juga, tak peduli sudah betapa kali aku melakukannya—aku membawa Renesmee keluar menemui mereka.

Meski penampilan mereka liar, keduanya mendengarkan cerita kami dengan sangat tenang, kemudian mengizinkan Renesmee membuktikannya. Mereka juga langsung terpesona pada Renesmee, sama seperti vampir-vampir lain, namun cik urung aku sempat khawatir melihat gerakan-gerakan mereki yang gesit dan tiba-tiba, begitu dekat dengan Renesmee. Senna selalu berada di dekat Zafrina, tak pernah bicara, tapi tidak sama seperti Amun dan Kebi. Tindak-tanduk Kebi terkesan patuh; Senna dan Zafrina lebih menyerupai dua kaki dari satu organisme yang sama—kebetulan saja Zafrina yang menjadi corongnya.

Kabar tentang Alice, anehnya, terasa menghibur. Jelas, sedang menjalani misi sendiri yang tidak jelas sambil meng hindari apa pun juga yang direncanakan Aro untuknya.

Edward gembira sekali kelompok Amazon datang menemui kami, karena Zafrina luar biasa berbakat; bakatnya bisa dijadi kan senjata penyerang yang sangat berbahaya. Bukan berarti Edward meminta Zafrina berpihak pada kami dalam pertempuran, tapi bila keluarga Volturi tak mau berhenti sejenak waktu melihat saksi-saksi kami, mungkin mereka akan berhenti bila melihat pemandangan lain.

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: June 14, 2018 12:31

    Nurlaely D

    Dikasih mobil bgus kok gak seneng...klo aku c seneng bgt hahahaha

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.