Baca Novel Online

The Da Vinci Code

Templar untuk segala jenis klenik, bukan?” “Betul. Gereja membuat berbagai tuntutan. Sodomi, mengencingi salib,

memuja setan. Daftarnya panjang.” “Dan dalam daftar itu ada pemujaan pada dewa-dewa palsu, bukan? Terutama, Gereja menuduh Templar diam-diam melakukan ritual pemujaan pada kepala batu berukir … dewa pagan—”

“Baphomet!” Teabing berseru. “Ya ampun, Robert, kau benar! Sebuáh batu yang dipuja oleh para Templar!”

Dengan cepat Langdon menjelaskan kepada Sophie bahwa Baphomet merupakan dewa kesuburan kaum pagan yang memiliki kekuatan penciptaan reproduksi. Kepala Baphomet berbentuk seperti kepala biri-biri jantan atau kambing, simbol yang umum dari ayah dan kesuburan. Para Templar memuja Baphomet dengan cara mengitari sebuah batu replika dari kepalanya dan menyanyi.

“Baphomet,” ujar Teabing. “Upacara itu memuja keajaiban penciptaan dan penyatuan seksual, tetapi Paus Clement meyakinkan semua orang bahwa sebenarnya kepala Baphomet adalah kepala iblis. Paus menggunakan kepala Baphomet sebagai tuduhan tambahan dalam kasusnya melawan Templar. Langdon setuju. Kepercayaan modern akan iblis bertanduk yang dikenal sebagaiSatan dapat dilacak kembali ke Baphomet dan ke upaya Gereja untuk menuduh dewa kesuburan bertanduk itu sebagai simbol kejahatan. Gereja jelas berhasil, meskipun tidak seratus persen. Pada meja-meja orang Amerika saat memperingati han Thanksgiving masih sering terlihat simbol pagan berupa patung bertanduk simbol kesuburan itu. Cornucopia atau “banyak tanduk” merupakan sebuah atribut bagi kesuburan Baphomet dan sudah ada sejak zaman Zeus, ketika ia disusui oleh seekor kambing yang tanduknya patah dan kemudian keluarlah buah-buahan dari dalam tanduk tersebut. Baphomet juga muncul dalam kelompok fotografi ketika beberapa badut mengacungkan dua jari dibelakang kepala temannya, dalam bentuk simbol-tanduk V; tentu saja hanya sedikit dari orang yang suka berolok-olok itu yang menyadari bahwa lelucon mereka sesungguhnya menunjukkan kekuatan sperma musuh mereka.

“Ya, ya,” kata Teabing dengan bersemangat. “Baphomet pastilah apa yang dimaksudkan dalam puisi itu. Sebuah kepala dari batu yang dipuja para Templar.’

“Baik,” kata Sophie, “tetapi jika Baphomet adalah kepala dari batu yang dipuja para Templar, kita sekarang punya dilemma baru.” Sophie lalu menunjuk pada lempengan-lempengan di cryptex itu. “Baphomet terdiri atas delapan huruf. Kita hanya punya tempat untuk lima huruf saja.”

Teabing tersenyum lebar. “Sayangku, di sinilah sandi Atbash mulai bermain.”

 

77

LANGDON TERPESONA. Teabing baru saja menulis ke-22 alfabet Yahudi— alefbeit—-berdasarkan hafalannya. Walau Teabing tidak menulisnya dalam huruf Hebrew, melainkan huruf Romawi yang ekuivalen, bangsawan Inggris itu sekarang dapat membacanya dengan pengucapan yang sempurna.

A B G D H V Z Ch T Y K L M N S O P Tx Q R Sh Th

“Alef, Beit, Gimel, Dalet, Hei, Vav, Zayin, Chet, Tet, Yud, Kaf, Lamed, Mem, Nun, Samech, Ayin, Pei, Tzadik, Kuf, Reish, Shin dan Tav.” Teabing mengusap alisnya dan melanjutkan. “Dalam ejaan Yahudi yang resmi, suara vokal tidak ditulis. Karena itu, ketika kita menulis kata Baphomet dengan menggunakan alfabet Yahudi, kata ini akan kehilangan tiga huruf vokal dalam terjemahannya, sehingga kita hanya punya—” “Lima huruf” seru Sophie. Teabing mengangguk dan mulai menulis lagi. “Baik, yang ini adalah ejaan Baphomet yang tepat dalam huruf Hebrew. Aku akan tandai vokal yang hilang supaya jelas. B a P V o M e Th “Tentu saja harus diingat,” Teabing menambahkan, “bahasa Yahudi ditulis dari arah yang berlawanan, tetapi kita dapat dengan mudah menggunakan Atbash dengan cara ini. Kemudian, yang harus kita lakukan hanyalah membuat pola pengganti dengan menulis kembali seluruh alfabet dengan susunan yang berlawanan dengan aslinya.”

“Ada cara yang lebih mudah,” kata Sophie, sambil mengambil péna dari tangan Teabing. “ini berlaku untuk semua sandi pengganti terbalik, termasuk Atbash. Muslihat kecil yang kupelajari dari Royal Holiway.” Lalu Sophie menulis paruh pertama dari alfabet itu dari kiri ke kanan, kemudian dia menulis, di bawahnya, paruh kedua dari kanan ke kiri.

A B G D H V Z Ch T Y K

Th Sh R Q Tz P O S N M L

Teabing menatap hasil tulisan Sophie dan tertawa. “Kau benar. Aku senang

melihat anak-anak di Hollway bekerja dengan baik.” Langdon melihat matriks buatan Sophie dan merasa makin gembira. Dia membayangkan bagaimana kegembiraan para ilmuwan ketika mereka untuk pertama kalinya menggunakan sandi Atbash untuk memecahkan Mystery of Sheshach yang sekarang terkenal itu. Selama bertahun-tahun, ilmuwan yang religius dipusingkan dengan sebuah kota yang dirujuk dalam kitab suci yang bernama Sheshach. Kota itu tidak ada dalam peta, juga tidak pada dokumendokumen yang lain, namun namaya disebutkan berulang-ulang dalam Kitab Yeremia—Raja Sheshach, kota Sheshach, rakyat Sheshach. Akhirnya, seorang ilmuwan mengusulkan untuk menggunakan Sandi Atbash. Hasilnya betul-betul mempesonakan. Sandi itu mengungkapkan bahwa Sheshach adalah sebenarnya sebuahkatakode untuk kota lain yang sangat terkenal. Proses pemecahan kode itu mudah saja. Sheshach, dalam bahasa Yahudi, dieja: Sh-Sh-K. Sh-Sh-K, ketika ditempatkan dalam matriks pengganti, menjadi B-B-L. Dalam bahasa Yahudi, B-B-L dibacaBabel. Kota misterius Sheshach telah terungkap sebagai kota Babel, dan terjadilah hiruk-pikuk penelitian kitab suci. Dalam beberapa minggu, kode-kode Atbash yang lain lagi ditemukan dalam kitab Perjanjian Lama, membuka banyak sekali arti tersembunyi yang pada awalnya tidak diketahui oleh para ilmuwan.

“Kita semakin dekat,” semangatnya.

“Sabar, Robert,” kata tersenyum. “Kau siap?” Sophie mengangguk. bisik Langdon, tak mampu mengendalikan

Teabing. Dia mengerling pada Sophie dan

“Baik. Baphomet dalam tulisan Yahudi tanpa huruf vokal dibaca B-P-VM-Th. Sekarang kita hanya menggunakan matriks pengganti Atbash-mu tadi untuk menerjemahkan huruf-huruf pengganti itu menjadipassword lima huruf kita.”

Jantung Langdon berdebar kuat. B-P-V-M-Th. Matahari menebarkan cahayanya melewati jendela-jendela sekarang. Dia melihat matriks pengganti Sophie dan perlahan mulai membuat pertukaran itu. B menjadi Sh … P menjadi V…

Teabing tersenyum seperti seorang anak sekolah pada malam Natal. “Dan Sandi Atbash itu membuka ….“ Dia berhenti tiba-tiba. “Ya Tuhan!” Wajahnya menjadi pucat. Kepala Landon tersentak. “Ada apa?” usut Sophie. “Kau tidak akan mempercayai ini.” Teabing mengerling pada Sophie

“Terutama kau.” “Apa maksudmu?” tanya Sophie. “Ini adalah … sangat cerdik,” Teabing berbisik. “Luar biasa cerdik. Lalu Teabing menulis lagi di atas kertas. “Sophie, ini kata kuncimu.” Kemudian Teabing memperlihatkan apa yang baru saja ditulisnya.

Sh-V-P-Y-A

Sophie memberengut. “Apa ini?” Langdon juga tidak dapat rnengenalinya. Suara Teabing terdengar bergetar karena terpesona. “Teman-teman, ini

benar-benar sebuah kata bijaksana kuno.” Langdon membaca huruf-huruf itu lagi. Sebuah kata bijaksana kuno membebaskan gulungan ini. Tak berapa lama kemudian dia mengerti. Dia tidak pernah menduga akan seperti ini. “Sebuah kata bijaksana kuno!” Teabing tertawa. “Sangat harfiah!” Sophie melihat kata itu, kemudian lempengan itu. Dia langsung menyadari bahwa Teabing dan Langdon telah lengah dan tidak melihat kesalahan yang serius. “Tunggu dulu! Ini tidak mungkin merupakan kata kunci,” Sophie membantah. “Cryptex ini tidak punya huruf Sh pada lempengannya. Cryptex ini menggunakan alfabet Romawi kuno biasa.”

Categories:   Fiksi

Comments

  • Posted: November 14, 2015 16:43

    anjarsaridwi

    The da vinci code....wajib dibaca.
  • Posted: January 24, 2016 19:01

    WayZone

    good, unbelieveble, abis ini ada yg mempermasalahkan agama lain ngga ya?
  • Posted: March 3, 2016 07:37

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya....
  • Posted: December 7, 2017 14:46

    Adam

    Novel Luar Biasa. Walaupun penerjemahannya banyak kesaahan editing.. tapi masih tetap menyajikan sebuah kisah semi nyata sekaligus semi fiksi yang mendebarkan. Saluut to Dan Brown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.