Baca Novel Online

The Da Vinci Code

“Kakekku membuatkan aku satu yang seperti ini ketika masih kecil,” kata Sophie. “Tetapi aku belum pernah melihat yang dihiasi begini banyak dan besar.”

Mata Langdon tidak pernah lepas dari kotak itu. “Aku belum pernah mendengar tentangcryptex.”

Sophie tidak heran. Kebanyakan penemuan Leonardo yang tidak diwujudkannya belum pernah dipelajari dan bahkan tidak bernama juga. Kata cryptex mungkin juga merupakan kreasi kakeknya, sebuah nama yang tepat untuk alat ini yang menggunakan ilmu kriptologi untuk menyimpan informasi yang tertulis pada gulungan bermuatan itu ataucodex.

Sophie tahu, Da Vinci merupakan pionir kriptologi, walau dia jarang mendapatkan pujian dalam hal itu. Para instruktur Sophie di universitas, ketika menyajikan metode-metode enkriptologi komputer untuk melindungi data, memuji ahli kriptologi modern seperti Zimmerman dan Schneier, namun lupa meyebutkan bahwa Leonardolah yang telah menciptakan salah satu bentuk dasar dari kunci umum enkripton berabad-abad yang lalu. Kakek Sophie, tentu saja, yang mengatakan itu kepadanya.

Ketika mobil lapis baja mereka meluncur di atas ja1an tol, Sophie menjelaskan kepada Langdon bahwa cryptex merupakan solusi Da Vinci terhadap dilema pengiriman pesan yang aman dalam jarak jauh. Di zaman tanpa telepon atau email, siapa pun yang ingin menyampaikan informasi pribadi kepada seseorang yang jauh tidak punya pilihan lain kecuali menulisnya dan mempercayakannya kepada seorang kurir untuk membawa surat tersebut. Sjalnya, jika si kurir menduga bahwa surat itu berisi informasi berharga, dia dapat menerima uang yang jauh lebih banyak dengan menjual informasi tersebut kepada musuh daripada mengirimkannya secara benar.

Banyak pemikir besar dalam sejarah telah mencipkatan solusi kriptologi untuk menjawab tantangan perlindungan data. Julius Cáesar menemukan sebuah pola penulisan kode yang dinamakan Kotak Caesar ; Maria, Ratu Scotlandia, menciptakan sebuah sandi rahasia pengganti dan mengirim komunikasi rahasia dar penjara ; seorang ilmuwan cerdas Arab, Abu Yusuf Ismail al-Kindi, melindungi rahasianya dengan sebuah pengganti sandi rahasia polialfabetik yang tersusun dengan cerdik.

Namun, Da Vinci menyingkirkan matematika dan kriptologi demi solusi mekanikal, Cryptex. Sebuah wadah yang dapat dibawa-bawa, yang dapat menyimpan dan menjaga surat-surat, peta, diagram, apa saja. Begitu satu informasi tersegel di dalamcryptex, hanya orang yang mengetahuipasswordnya yang dapat membukanya.

“Kita membutuhican password,” kata Sophie sambil menunjuk pada lempengan-lempengan bertulisan itu. “Sebuah cryptex bekerja mirip sekali dengan kunci sepeda kombinasi.. Jika kau meluruskan lempengan-lempengan itu pada posisi yang benar, kuncinya akan bergeser membuka. Cryptex ini memiliki lima lempengan betrtulisan. Ketika kau memutarnya ke arah urutan yang benar, tabung di dalamnya menjadi lurus, dan silinder akan terpisah secara utuh.” “Dan bagian dalamnya?” “Begitu silinder itu terpisah, kau akan melihat rongga pada bagian tengah wadah itu yang dapat digunakan untuk menyimpan gulungan kertas berisi informasi yang ingin kaurahasiakan.

Langdon tampak ragu. “Kau bilang kakekmu membuat yang seperti ini untukmu ketika kau masih kecil?”

“Ya, agak lebih kecil. Pada beberapa kali ulang tahunku, kakek memberiku sebuah cayptex dan sebuah teka-teki. Jawaban teka-teki itu adalah password untuk membukacryptex itu. Begitu aku tahu, aku akan dapat membukanya dan menemukan selembar kartu ulang tahun.” “Susahnya untuk mendapatkan selembar kartu.” “Kartu-kartu itu selalu berisi teka-teki atau petunjuk yang lain. Kakekku senang menciptakan perburuan harta karun yang rumit di sekitar rumah. Petunjuk yang saling berkait itulah yang membawaku ke hadiah ulang tahunku yang sesungguhnya. Setiap perburuan harta karun merupakan ujian bagi sifat dan kebaikan juga untuk meyakinkannya bahwa aku pantas mendapatkan hadiah itu. Dan, ujian itu tidak pernah mudah.”

Langdon menatap benda itu lagi, masih tampak ragu. “Tetapi, mengapa tidak langsung membongkarnya saja? Atau memukul hancur? Metalnya kelihatan lunak, dan pualam juga batu yang lunak.”

Sophie tersenyum. “Da Vinci terlalu pandai untuk itu. Dia merancang cryptex sedemikian rupa sehingga jika kau membukanya secara paksa, informasi di dalamnya akan rusak sendiri. Lihat.” Sophie meraih kotak itu dan berhati-hati, mengangkat silinder itu. “Segala informasi yang disisipkan pertama-tama harus ditulis di atas gulungan kertas papirus.” “Bukan kulit binatang?” Sophie menggelengkan kepalanya. “Papirus. Aku tahu kulit domba lebih tahan lama dan lebih biasa pada zaman itu, tetapi ini memang kertas papirus. Semakin tipis, semakin baik. “Baik.” “Sebelum disisipkan ke dalam wadah cryptex, papirus itu harus digulung dan dimasukkan ke dalam botol kaca tipis.” Dia lalu menggoyangkancryptex itu, dan suara berkumur terdengar dari dalam. “Sebotol cairan.” “Cairan apa?” Sophie tersenyum. “Cuka.” Langdon ragu-ragu sejenak, kemudian dia mulai mengangguk-angguk. “Cemerlang.”

Cuka dan papirus, pikir Sophie. Jika ada yang berniat membuka paksa cryptex, botol kaca tipis itu akan pecah, dan cuka akan dengan cepat menghancurkan papirus itu. Saat dikeluarkan, pesan rahasia itu tinggal berupa bubur kertas saja.

“Kau bisa lihat,” kata Sophie, “satu-satunya jalan mengambil jnformasi di dalam itu adalah dengan cara mengetahui password lima huruf itu. Dan, dengan lima lempengan, masing-masing dengan 26 huruf, berarti ada 26 pangkat 5.” Sophie segera menghitung permutasi itu. “Kira-kira 12 juta kemungkinan.”

“Terserah kau sajalah,” kata Langdon yang tampaknya memiliki kira-kira 12 juta pertanyaan berkeliaran dalam kepalanya. Kaupikir, informasi apa yang ada di dalamnya?” .

“Apa pun itu, pastilah kakekku sangat ingin menyimpannya sebagai rahasia.” Dia terdiam, menutup kotak itu dan menatap mawar berkelopak lima yang terukir di atasnya. Ada yang dipikirkannya. “Apakah tadi kau bilang bahwa Mawar adalah simbol dari Grail?” “Tepat. Dalam simbol Biarawan, Mawar dan Grail adalah sama.” Sophie mengerutkan alisnya. “Itu aneh, karena kakekku selalu mengatakan bahwa Mawar berarti kerahasiaan. Dia biasa menggantung sekuntum mawar pada pintu ruang kerjanya di rumah ketika dia sedang berbicara di telepon dengan orang penting dan tidak mau diganggu olehku. Kakek menganjurkanku melakukan hal yang sama.” Sayang. kata kakeknya, daripada kita saling mengunci pintu, kita bisa menggantungkan sekuntum mawar—la fleur des Secrets—pada pintu kita ketika kita membutuhkan privasi.Inicarakitauntuksalingmenghormatidanmemercayai.Menggantungkansekuntummawaradalah adatkunobangsaRomawi. “Sub rosa,” kata Langdon. “Orang Romawi menggantungkan sekuntum mawar saat rapat untuk menunjukkan bahwa rapat itu rahasia. Para peserta rapat tahu, apa pun yang dikatakandibawahmawar itu—atausub rosa—harus selalu dirahasiakan.”

Langdon menjelaskan dengan cepat bahwa arti rahasia yang ditimbulkan Mawar bukanlah satu-satunya alasan bagi Biarawan untuk menggunakannya sebagai simbol untuk Grail. Rosa Rugosa, salah satu jenis mawar tertua, mempunyai lima kelopak dan segi lima yang simetris, persis seperti bintang penunjuk Venus yang memberi Mawar kaitan ikonografi yang kuat dengan keperempuanan. Lagi pula, Mawar mempunyai ikatan erat dengan konsep “penunjuk yang terpercaya” dan navigasi bagi seseorang. Mawar Kompas membantu para pengembara menentukan arah, seperti juga Garis Mawar, garis-garis bujur dalam peta. Dengan alasan ini, Mawar merupakan simbol yang berarti Grail pada banyak tingkatan—kerahasiaan, keperempuanan, dan petunjuk—cawan feminin dan bintang penunjuk yang membawa ke kebenaran rahasia.

Categories:   Fiksi

Comments

  • Posted: November 14, 2015 16:43

    anjarsaridwi

    The da vinci code....wajib dibaca.
  • Posted: January 24, 2016 19:01

    WayZone

    good, unbelieveble, abis ini ada yg mempermasalahkan agama lain ngga ya?
  • Posted: March 3, 2016 07:37

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya....
  • Posted: December 7, 2017 14:46

    Adam

    Novel Luar Biasa. Walaupun penerjemahannya banyak kesaahan editing.. tapi masih tetap menyajikan sebuah kisah semi nyata sekaligus semi fiksi yang mendebarkan. Saluut to Dan Brown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.