Baca Novel Online

The Da Vinci Code

Rémy mencoba mengangkat tinjunya yang terkepal untuk membunyikan klakson, tetapi dia malah terpeleset, bergulung kearah tempat duduk, tergeletak di samping Guru, memegangi lehernya. Hujan jatuh semakin deras sekarang. Rémy tak dapat lagi melihat, tetapi dia dapat merasakan otak yang kehilangan zat asam itu bergantung pada sisa-sisa dari pandangan matanya yang terakhir. Ketika dunianya perlahan-lahan menjadi hitam, Rémy Legaludec masih mendengar suara debur lembut ombak Riviera. Guru keluar dari limusin. Dia merasa senang karena tidak ada orang yang melihat ke arahnya. Aku tidak punya pilihan, katanya pada diri sendiri. Dia heran juga betapa sedikitnya sesal yang dirasakannya untuk apa yang baru saja dia lakukan. Rémy menentukan nasibnya sendiri. Guru memang sudah sejak lama mengkhawatirkan bahwa dia harus melenyapkan Rémy ketika misi sudah selesai, tetapi karena Rémy dengan kurang ajar telah menampakkan diri di Gereja Kuil, maka dia sendiri telah mempercepat keharusan itu. Kunjungan Robert Langdon yang tak terduga ke Puri Villette telah membawa durian runtuh dan sekaligus sebuah dilema yang ruwet. Langdon telah mengantarkan batu kunci langsung ke jantung operasi, yang merupakan kejutan menyenangkan, tetapi Langdon juga membuntutinya. Sidik jari Rémy ada telah membawa serta polisi yang di seluruh sudut di Puri Villette, demikian juga pada pos penyadapan di gudang, tempat Rémy melakukan penyadapan. Guru merasa beruntung karena selama ini telah berjaga-jaga mencegah keterkaitan antara kegiatan Rémy dan dirinya. Tidak ada seorang pun yang dapat menyangkutkan Guru pada kejahatan kecuali Rémy membocorkannya, dan sekarang itu bukan masalah lagi. Satulagibuhullonggaryangharusdiikat, pikir Guru sambil berjalan ke pintu belakang limusin. Polisi tidak akan tahu apa yang terjadi … dan tidak ada saksihidupyangakanmenceritakankepadapolisi. Setelah mengamati sekitar untuk memastikan tidak ada orang yang melihatnya, Guru menarik pintu hingga terbuka dan naik ke ruang belakang yang kosong. Beberapa menit kemudian, Guru menyeberangi Taman St. James’s. Tinggal dua orang lagi. Langdon dan Neveu. Mereka lebih sulit. Tetapi dapat diatasi. Bagaimanapun, pada saat itu Guru harus menguruscryptex dulu.

Dengan menatap penuh kemenangan saat melintasi taman, Guru dapat melihat tujuannya. Di London terbaring seorang kesatria yang seorang Paus kuburkan. Begitu Guru mendengar puisi itu, dia tahu jawabannya. Walau begitu, tidak mengherankan jika yang lain tidak dapat mengetahuinya. Aku punya keuntungan yang tidak adil. Setelah menyadap percakapan Saunière selama beberapa bulan terakhir ini, Guru pernah mendengar bahwa mahaguru itu menyebutkan kesatria terkenal ini pada suatu peristiwa, dengan menyatakan penghormatan yang hampir sama tingginya dengan penghormatannya kepada Da Vinci. Rujukan puisi itu kepada kesatria sangat mudah begitu orang melihatnya, namun bagaimana makam ini akan mengungkap batu kunci itu masih merupakan misteri. Kaumencaribolayangseharusnyaadadiatasmakamnya. Secara samar-samar, Guru mengingat foto-foto makam terkenal dan, khususnya, ciri-cirinya yang paling menonjol.Sebuahbolabesar. Sebuah bola besar yang terpasang di atas makam hampir sama besarnya dengan ukuran makam itu sendiri. Keberadaan bola itu tampak membuat Guru bersemangat tapi sekaligus juga terganggu. Pada satu sisi, bola itu seperti tanda pos. Namun, menurut puisi itu, bagian yang hilang dari puzzle itu adalah sebuah bola yang seharusnya ada di atas makam … bukan yang sudah ada di sana. Guru harus memeriksa dengan cermat makam itu untuk menyibak jawabannya.

Hujan semakin deras sekarang. Guru menyimpan cryptex itu jauh di dalam saku kanannya supaya tidak basah. Revolver Medusanya ada di dalam saku kirinya, tersembunyi. Dalam beberapa menit, Guru sudah mulai melangkahkan kakinya memasuki sanktuari yang hening dari bangunan terbesar di London yang berusia sembilan ratus tahun itu. Bersamaan dengan Guru melangkahkan kakinya keluar dari guyuran hujan, Uskup Aringarosa justru menjadi basah karena hujan. Pada landasan pacu di lapangan udara eksekutif di Biggin Hill, Uskup Aringarosa muncul dari pesawat sewaannya yang sempit, sambil mempererat jubahnya untuk menahan dingin. Dia berharap akan disambut oleh Kapten Fache. Namun seorang polisi Inggris yang masih muda muncul dengan membawa sebuah payung.

“Uskup Aringarosa? Kapten Fache harus segera pergi tadi. Dia memintaku untuk melayani Anda. Dia menyarankan untuk membawa Anda ke Scotland Yard, karena dia pikir itu tempat yang teraman.”

Teraman? Aringarosa melihat tas berat yang ditentengnya, yang berisi obligasi dari Vatikan. Dia hampir saja lupa. “Baiklah, terima kasih.”

Aringarosa memasuki mobil polisi, sambil bertanya-tanya dimana Silas mungkin berada. Beberapa menit kemudian, pemindai di dalam mobil polisi itu bersuara serak memberi jawaban OrmeCourtnomor5. Aringarosa segera mengenali alamat itu. PusatOpusDeidiLondon. Dia menoleh kepada pengemudi. “Antarkan aku ke sana segera!”

 

95

MATA LANGDON tidak pernah meninggalkan layar komputer sejak awal mereka mulai.

Lima menit. Hanya mendapatkan dua hasil. Keduanya tidak ada hubungannya. Langdon mulai merasa khawatir. Pamela Gettum sedang berada di ruang sebelah yang terhubung oleh pintu yang dibukanya, membuat minuman panas. Langdon dan Sophie dengan lancang telah meminta kopi setelah meminum teh yang Gettum tawarkan tadi. Dan dari suara bel mikrowave yang terdengari dari ruang sebelah, Langdon tahu mereka akan segera disuguhi kopi cepat saji Nescafé. Akhirnya, komputer itu berkedip riang. “Kedengarannya kalian sudah mendapatkan yang lain lagi,” seru Gettum

dari ruang sebelah. “Apa judulnya?” Langdon mengamati layar.

Alegori Grail dalam Literatur Abad Pertengahan:

Sebuah Risalah tentang Sir Gawain dan Kesatria Hijau.

“Alegori Kesatria Hijau,” seru Langdon menjawab Gettum. “Tidak bagus” jawab Gettum. “Tidak banyak raksasa hijau mitologi yang dikuburkan di London.” Langdon dan Sophie duduk sabar di depan layer monitor. Ketika komputer berkedip lagi, ternyata hasilnya di luar dugaan.

DIE OPERN VON RICHARD WAGNER

“Opera-opera Wagner?” kata Sophie. Gettum menjulurkan kepalanya lagi dari pintu penghubung ruangan, sambil memegang dua kantong kopi instan. “Itu seperti tidak cocok. Apakah Wagner seorang kesatria?”

“Bukan,” kata Langdon, tiba-tiba dia merasa ingin tahu lebih jauh. “Tetapi dia seorang Freemason yang ternama.” Bersama dengan Mozart, Beethoven, Shakespeare, Greshwin, Houdini, dan Disney. Banyak buku telah ditulis tentang hubungan orang-orang Mason dan Templar, Biarawan Sion, dan Holy Grail. “Aku ingin melihat yang ini. Bagaimana caranya melihat seluruh teks inii?

“Kau tidak perlu melihat seluruh teks,” seru Gettum. “Klik saja pada judul hypertext. Komputer akan memperlihatkan kata kuncimu bersama mono prelogs dantriplepostlogs untuk konteks.“

Langdon tidak mengerti apa yang baru dikatakan Gettum tadi, tetapi dia mengklik saja. Tampakan layar berganti lagi.

… kesatria mitologis bernama Parsifal yang … … Grail metaforis yang menanyakan bahwa dapat dibantah … … London philharmonic pada tahun 1855 … … antologi opera Paus Rebecca “Diva’s … … makam Wagner di Bayreuth, Jerman … “Bukan Paus yang itu ,“ kata Langdon kecewa. Walau begitu, dia kagum pada sistem yang mudah digunakan itu. Kata kunci dan konteks cukupnya mengingatkan dirinya bahwa opera WagnerParsifal merupakan penghormatan kepada Maria Magdalena dan garis keturunan Yesus Kristus, yang menceritakan seorang kesatria muda yang sedang mencari kebenaran.

Categories:   Fiksi

Comments

  • Posted: November 14, 2015 16:43

    anjarsaridwi

    The da vinci code....wajib dibaca.
  • Posted: January 24, 2016 19:01

    WayZone

    good, unbelieveble, abis ini ada yg mempermasalahkan agama lain ngga ya?
  • Posted: March 3, 2016 07:37

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya....
  • Posted: December 7, 2017 14:46

    Adam

    Novel Luar Biasa. Walaupun penerjemahannya banyak kesaahan editing.. tapi masih tetap menyajikan sebuah kisah semi nyata sekaligus semi fiksi yang mendebarkan. Saluut to Dan Brown.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.