Baca Novel Online

Harry Potter Dan Orde Phoenix

‘Hermione, sejujurnya kau orang paling menakjubkan yang pernah kutemui,’ kata Ron dengan lemah, ‘dan kalau aku pernah kasar kepadamu lagi –‘

‘– aku akan tahu kau sudah kembali normal,’ kata Hermione. ‘Harry, esaimu OK kecuali yang sedikit ini di akhir, kukira kau pasti salah mendengar ucapan Profesor Sinistra, Europa tertutup es, bukan tikus — Harry?’

Harry telah meluncur turun dari kursinya bertumpu pada lututnya dan sekarang sedang berjongkok di permadani yang gosong dan tipis, menatap ke dalam api.

‘Er — Harry?’ kata Ron dengan tidak yakin. ‘Kenapa kau di bawah sana?’

‘Karena aku baru saja melihat kepala Sirius di dalam api,’ kata Harry.

Dia berbicara dengan tenang; lagipula, dia telah melihat kepala Sirius di api yang sama ini tahun sebelumnya dan berbicaranya dengannya juga; walau begitu, dia tidak bisa yakin bahwa dia benar-benar melihatnya kali ini … kepala itu telah menghilang begitu cepat …

‘Kepala Sirius?’ Hermione mengulangi. ‘Maksudmu seperti ketika dia mau berbicara kepadamu selama Turnamen Triwizard? Tapi dia tidak akan melakukan itu sekarang, itu akan terlalu — Sirius!’

Dia menarik napas cepat, sambil menatap ke api; Ron menjatuhkan pena bulunya. Di sana di tengah nyala api yang menari-nari ada kepala Sirius, rambut panjang gelap berjatuhan di sekitar wajahnya yang menyengir.

‘Aku mulai mengira kalian akan pergi tidur sebelum semua orang lainnya menghilang,’ katanya. ‘Aku telah memeriksa setiap jam.

‘Kau telah muncul ke dalam api setiap jam?’ Harry berkata, setengah tertawa.

‘Hanya selama beberapa detik untuk memeriksa apakah keadaan aman.’

‘Tapi bagaimana kalau kau terlihat?’ kata Hermione dengan cemas.

‘Well, kukira seorang anak perempuan — kelas satu, dari tampangnya –mungkin melihatku sekilas, tapi jangan khawatir’ Sirius berkata dengan buru-buru, ketika Hermione mengatupkan tangan ke mulutnya, ‘Aku sudah pergi saat dia memandang balik kepadaku dan aku bertaruh dia cuma mengira aku batang kayu yang berbentuk aneh atau apapun.’

‘Tapi, Sirius, ini mengambil resiko besar –” Hermione mulai.

‘Kau terdengar seperti Molly,’ kata Sirius. ‘Ini satu-satunya cara yang bisa kudapat untuk menjawab surat Harry tanpa menggunakan kode — dan kode bisa dipecahkan.’

Ketika menyebut surat Harry, Hermione dan Ron berpaling kepadanya.

‘Kau tidak bilang kau menulis surat kepada Sirius!’ kata Hermione menuduh.

‘Aku lupa,’ kata Harry, yang memang benar; pertemuannya dengan Cho di Kandang Burung Hantu telah mengenyahkan semua hal sebelumnya keluar dari pikirannya. ‘Jangan melihat kepadaku seperti itu, Hermione, tidak mungkin seseorang mendapatkan informasi rahasian darinya, benar bukan, Sirius?’

‘Tidak, sangat bagus,’ kata Sirius, sambil tersenyum. ‘Ngomong-ngomong, kita sebaiknya bergegas, kalau-kalau kita diganggu –bekas lukamu.’

‘Bagaimana dengan –?’ Ron mulai, tetapi Hermione menyelanya. ‘Kami akan memberitahumu nanti. Teruskan, Sirius.’

‘Well, aku tahu tidak menyenangkan ketika sakit, tapi kami tidak mengira ada yang patut dikhawatirkan. Bekas lukamu terus sakit sepanjang tahun lalu, bukan?’

‘Yeah, dan Dumbledore bilang terjadi kapanpun Voldemort merasakan emosi yang kuat,’ kata Harry, sambil mengabaikan, seperti biasa, kerenyit di wajah Ron dan Hermione. ‘Jadi mungkin dia hanya, aku tak tahu, benar-benar marah atau apapun malam aku melewati detensi itu.’

‘Well, sekarang setelah dia kembali pasti akan lebih sering sakit,’ kata Sirius.

‘Jadi menurutmu tidak berhubungan dengan Umbridge menyentuhku ketika aku dalam detensi bersamanya?’ Harry bertanya.

‘Aku meragukan itu,’ kata Sirius. ‘Aku kenal reputasinya dan aku yakin dia bukan Pelahap Maut –‘

‘Dia cukup jahat untuk jadi satu,’ kata Harry dengan muram, dan Ron dan Hermione mengangguk kuat-kuat menyetujui.

‘Ya, tapi dunia ini tidak terbagi ke dalam orang baik dan para Pelahap Maut,’ kata Sirius dengan senyum masam. ‘Walalupun aku tahu dia tidak menyenangkan — kau seharusnya mendengar Remus berbicara mengenai dia.’

‘Apakah Lupin kenal dia?’ kata Harry cepat-cepat, teringat komentar Umbridge mengenai keturunan campuran yang berbahaya dalam pelajaran pertamanya.

‘Tidak,’ kata Sirius, ‘tetapi dia mengusulkan undang-undang anti manusia serigala dua tahun yang lalu yang membuatnya hampir tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.’

Harry teringat betapa lebih kusamnya Lupin terlihat akhir-akhir ini dan ketidaksukaannya pada Umbridge lebih mendalam lagi.

‘Ada apa antara dia dan manusia serigala?’ kata Hermione dengan marah.

‘Kukira takut pada mereka,’ kata Sirius, sambil tersenyum melihat kemarahannya. ‘Tampaknya dia membenci setengah manusia; dia juga berkampanye agar para manusia duyung dikumpulkan dan diberi tanda pengenal tahun lalu. Bayangkan memboroskan waktu dan energimu menyiksa para manusia duyung ketika ada kain rombeng seperti Kreacher yang berkeliaran.’

Ron tertawa tetapi Hermione tampak tidak senang.

‘Sirius!’ katanya dengan mencela. ‘Jujur saja, kalau kau membuat usaha dengan Kreacher, aku yakin dia akan menanggapi. Lagipula, kau satu-satunay anggota keluarga yang dimilikinya, dan Profesor Dumbledore berkata –‘

‘Jadi, seperti apa pelajaran Umbridge?’ Sirius menyela. ‘Apakah dia melatih kalian semua unutk membunuh keturunan campuran?’

‘Tidak,’ kata Harry, sambil mengabaikan pandangan tersinggung Hermione karena pembelaannya untuk Kreacher dipotong. ‘Dia tidak membolehkan kami menggunakan sihir sama sekali!’

‘Yang kami lakukan hanyalah membaca buku pegangan bodoh itu,’ kata Ron.

‘Ah, well, itu jelas,’ kata Sirius. ‘Informasi kami dari dalam Kementerian adalah bahwa Fudge tidak mau kalian terlatih untuk pertarungan.’

‘Terlatih untuk pertarungan!’ ulang Harry dengan tidak percaya. ‘Dikiranya apa yang kami lakukan di sini, membentuk semacam tentara sihir?’

‘Itulah persisnya apa yang dikiranya sedang kalian lakukan,’ kata Sirius, ‘atau, lebih tepatnya, itulah persisnya yang ditakutkannya sedang dilakukan Dumbledore -membentuk tentara pribadinya sendiri, sehingga dia akan bisa mengalahkan Kementerian Sihir.’

Ada jeda akibat hal ini, lalu Ron berkata, ‘Itu hal terbodoh yang pernah kudengar, termasuk semua hal yang dikeluarkan Luna Lovegood.’

‘Jadi kami dilarang belajar Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam karena Fudge takut kami akan menggunakan mantera-mantera itu melawan Kementerian?’ kata Hermione, terlihat marah.

‘Yep,’ kata Sirius. ‘Fudge mengira Dumbledore tidak akan berhenti demi apapun untuk merebut kekuasaan. Dia menjadi semakin paranoid tentang Dumbledore semakin hari. Cuma masalah waktu sebelum dia menyuruh Dumbledore ditangkap atas tuduhan yang dibuat-buat.’

Ini mengingatkan Harry pada surat Percy.

‘Tahukah kau kalau akan ada sesuatu mengenai Dumbledore di Daily Prophet besok? Kakak Ron Percy berpendapat akan ada –‘

‘Aku tidak tahu,’ kata Sirius, ‘Aku belum bertemu siapapun dari Order sepanjang akhir pekan, mereka semua sibuk. Cuma Kreacher dan aku di sini.’

Ada nada getir yang nyata dalam suara Sirius.

‘Jadi kamu juga belum mendapat kabar apapun tentang Hagrid?’

‘Ah …’ kata Sirius, ‘well, dia seharusnya sudah kembali sekarang, tak ada yang yakin apa yang telah menimpanya.’ Lalu, melihat wajah terpukul mereka, dia menambahkan cepat-cepat, ‘Tapi Dumbledore tidak khawatir, jadi kalian bertiga jangan khawatir; aku yakin Hagrid baik-baik saja.’

Categories:   Fantasi

Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.