Baca Novel Online

Harry Potter Dan Orde Phoenix

Apakah Dumbledore juga menderita seperti ini sepanjang musim panas, karena pertama Wizengamot, lalu Konfederasi Penyihir Internasional melemparkan dia dari jabatan mereka? Apakah rasa marah kepada Harry, mungkin, yang menghentikan Dumbledore berhubungan dengannya selama berbulan-bulan? Terlebih lagi, mereka berdua berada dalam hal ini bersama-sama; Dumbledore telah mempercayai Harry, mengumumkan versinya terhadap kejadian-kejadian itu kepada seluruh sekolah dan lalu kepada komunitas sihir yang lebih luad. Siapapun yang mengira Harry pembohong haruslah berpikir bahwa Dumbledore juga, atau bahwa Dumbledore telah terpedaya.

Mereka akan tahu kami benar pada akhirnya, pikir Harry dengan menderita, ketika Ron naik ke tempat tidur dan mematikan lilin terakhir dalam kamar itu. Tapi dia bertanyatanya berapa banyak serangan lagi seperti Seamus yang akan harus ditahannya sebelum masa itu tiba.

 

Bab 12:

Profesor Umbridge

Seamus berpakaian dengan kecepatan tinggi pagi berikutnya dan meninggalkan kamar asrama sebelum Harry bahkan memakai kaos kakinya. ‘Apa dipikirnya dia akan jadi gila kalau dia tinggal seruangan denganku terlalu lama?’ tanya Harry dengan keras, ketika pinggir jubah Seamus melambai keluar dari pandangan. ‘Jangan khawatir tentang itu, Harry,’ Dean bergumam, sambil mengangkat tas sekolahnya ke bahunya, ‘dia hanya …’Tapi tampaknya dia tidak mampu mengatakan dengan tepat bagaimana Seamus, dan setelah jeda yang agak canggung mengikutinya keluar kamar.

Neville dan Ron keduanya memberi Harry pandangan itu-maslahnya-bukanmasalahmu, tapi Harry tidak banyak terhibur. Berapa banyak lagi hal seperti ini yang akan terjadi?

‘Ada apa?’ tanya Hermione lima menit kemudian, sambil mencegat Harry dan Ron di tengah jalan menyeberangi ruang duduk ketika mereka menuju ke makan pagi. ‘Kau tampak benar-benar –Oh demi Tuhan.’

Dia sedang memandangi papan pengumunan ruang duduk, di mana terpasang tanda baru. BERGALON-GALON GALLEON! Uang saku gagal mengikuti pengeluaranmu? Ingin mendapatkan sedikit emas tambahan? Hubungi Fred dan George Weasley, ruang duduk Gryffindor, untuk pekerjaan paroh-waktu sederhana, yang hampir tidak menyakitkan. Kami menyesal bahwa semua pekerjaan dilakukan atas resiko para pelamar sendiri.) ‘Itu batasnya,’ kata Hermione dengan suram, sambil menurunkan tanda itu, yang telah dipasang Fred dan George di atas poster yang memberitahu tanggal akhir pekan

Hogsmeade yang pertama, yang akan berlangsung di bulan Oktober. ‘Kita harus berbicara dengan mereka, Ron.’

Ron jelas-jelas tampak gelisah.

‘Mengapa?’

‘Karena kita prefek!’ kata Hermione, selagi mereka memanjat ke luar lubang potret. ‘Tergantung kepada kita untuk menghentikan hal-hal semacam ini!’

Ron tidak berkata apa-apa; Harry bisa tahu dari ekspresi muramnya bahwa prospek untuk menghentikan Fred dan George melakukan apa yang mereka suka tidaklah dianggapnya menarik.

‘Ngomong-ngomong, ada apa, Harry?’ Hermione melanjutkan, ketika mereka berjalan menuruni serangkaian anak tangga yang dibarisi potret-potret para penyihir wanita dan pria tua, yang semuanya mengabaikan mereka, terlalu asyik dengan percakapan mereka sendiri. ‘Kau tampak benar-benar marah mengenai sesuatu.’

‘Seamus mengira Harry berbohong tentang Kau-Tahu-Siapa,’ kata Ron dengan ringkas, ketika Harry tidak menanggapi.

Hermione, yang Harry duga akan bereaksi dengan marah demi dirinya, menghela napas.

‘Ya, Lavender juga mengira begitu,’ katanya dengan suram.

‘Sudah berbincang-bincang dengannya mengenai apakah aku seorang anak bandel pembohong tukang cari perhatian, bukan begitu?’ Harry berkata dengan keras.

‘Tidak,’ kata Hermione dengan tenang. ‘Sebenarnya kusuruh dia menutup mulut besarnya tentang kau. Dan akan sangat baik kalau kau berhenti menyerang kami, Harry, karena kalau kamu belum memperhatikan, Ron dan aku ada di sisimu.’

Ada jeda pendek.

‘Sori,’ kata Harry dengan suara rendah.

‘Tidak apa-apa,’ kata Hermione dengan gengsi. Lalu dia menggelengkan kepalanya. ‘Tidakkah kau ingat apa yang dikatakan Dumbledore di pesta akhir semester lalu?’

Harry dan Ron memandangnya dengan hampa dan Hermione menghela napas lagi.

‘Tentang Kau-Tahu-Siapa. Dia bilang “bakatnya menyebarkan kekacauan dan permusuhan sangat besar. Kita hanya bisa melawannya dengan memperlihatkan ikatan persahabatan dan kepercayaan yang sama kuatnya –“‘

‘Bagaimana kamu ingat hal-hal seperti itu?’ tanya Ron, sambil memandangnya dengan kekaguman.

‘Aku mendengarkan, Ron,’ kata Hermione dengan agak kasar.

‘Aku juga, tapi aku masih belum bisa memberitahumu apa tepatnya –‘

‘Intinya,’ Hermione menekankan dengan keras, ‘adalah bahwa hal-hal seperti ini tepat seperti yang dibicarakan Dumbledore. Kau-Tahu-Siapa baru kembali dua bulan dan kita sudah mulai berkelahi sesama kita. Dan peringatan Topi Seleksi sama: bersatu-padu –‘

‘Dan Harry benar kemarin malam,’ jawab Ron. ‘Kalau itu berarti kita harus berteman dengan anak-anak Slytherin — Tidak mungkin.’

‘Well, kukira sayang kita tidak mencoba kesatuan dalam-asrama,’ kata Hermione dengan ketus.

Mereka telah mencapai kaki anak tangga pualam. Sebarisan anak Ravenclaw kelas empat sedang menyeberang ke Aula Depan; mereka melihat Harry dan bergegas membentuk kelompok yang lebih erat, seolah-oleh takut dia mungkin menyerang orang-orang yang lamban.

‘Yeah, kita benar-benar harus mencoba berteman dengan orang-orang seperti itu,’ kata Harry dengan sarkastis.

Mereka mengikuti anak-anak Ravenclaw itu ke dalam Aula Besar, semuanya melihat menuruti kata hari ke meja guru ketika mereka masuk. Profesor Grubbly-Plank sedang berbincang-bincang dengan Profesor Sinistra, guru Astronomi, dan Hagrid sekali lagi menarik perhatian karena ketidakhadirannya. Langit-langit tersihir di atas mereka menggaungkan perasaan hati Harry; warnanya kelabu penuh awan hujan tidak menyenangkan.

‘Dumbledore bahkan tidak menyebutkan berapa lama wanita Grubbly-Plank itu akan tinggal,’ katanya, ketika mereka berjalan menyeberang ke meja Gryffindor.

‘Mungkin …’ kata Hermione berpikir keras.

‘Apa?’ kata Harry dan Ron bersama-sama.

‘Well … mungkin dia tidak mau menarik perhatian bahwa Harry tidak ada di sini.’

‘Apa maksudmu, menarik perhatian?’ kata Ron setengah tertawa. ‘Bagaimana mungkin kita tidak memperhatikan?’

Sebelum Hermione bisa menjawab, seorang gadis hitam jangkung dengan rambut panjang dikepang telah berjalan menuju Harry.

‘Hai, Angelina.’

‘Hai,’ katanya dengan cepat. ‘musim panasmu menyenangkan?’ Dan tanpa menunggu jawaban, ‘Dengar, aku telah dijadikan Kapten Quidditch Gryffindor.’

‘Bagus sekali,’ kata Harry sambil menyeringai kepadanya; dia merasa pembicaraan pembangkit semangat Angelina tidak akan sepanjang Oliver Wood, yang hanya bisa berarti perbaikan.

‘Yeah, well, kita perlu seorang Keeper baru karena sekarang Oliver sudah pergi. Ujicoba akan diadakan Jumat jam lima dan aku mau seluruh tim ada di sana, oke? Dengan begitu kita bisa melihat bagaimana kecocokan orang baru itu.’

‘OK,’ kata Harry.

Angelina tersenyum kepadanya dan pergi.

‘Aku lupa kalau Wood sudah pergi,’ kata Hermione samar-samar ketika dia duduk di samping Ron dan menarik sepiring roti panggang ke hadapannya. ‘Kukira itu akan membuat perbedaan bagi tim?’

‘Kukira begitu,’ kata Harry sambil duduk di bangku di seberang. ‘Dia Keeper yang bagus …’

‘Walau begitu, tidak ada salahnya dapat darah baru, bukan begitu?’ kata Ron.

Categories:   Fantasi

Comments

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.