Baca Novel Online

Digital Fortress

Susan hampir tidak bisa berbicara. “Tidak ada Benteng Digital,” Susan tercekat sementara sirene terus berbunyi dengan keras. Dengan perlahan dan lemas, knptografer kepala itu bersandar ke komputernya. Tankado telah memancing orang-orang bodoh … dan NSA telah memakan umpannya.

Kemudian, dan lantai atas, terdengar sebuah teriakan marah yang panjang. Itu suara Strathmore.

***

86

TREVOR STRATHMORE sedang membungkuk dekat mejanya ketika Susan dengan napas tersengal-sengal sampai di pintu komandan itu. Kepala Strathmore tertunduk. Kepalanya yang berkeringat berkilau karena cahaya monitor komputer. Sirene dari ruang bawah masih berbunyi keras.

Susan bergegas menuju meja Strathmore. “Komandan?”

Strathmore tidak bergerak.

“Komandan! Kita harus mematikan TRANSLTR! Kita terkena—”

“Dia berhasil menjebak kita,” kata Strathmore tanpa menengadah. “Tankado telah membodohi kita semua ….”

Susan bisa menebak dari nada suara Strathmore bahwa sang komandan telah mengerti apa yang terjadi. Semua gembar-gembor Tankado tentang alogaritma yang tidak bisa dipecahkan itu … melelang kunci sandi—semuanya hanya sandiwara, sebuah permainan. Tankado telah menipu NSA untuk menyadap surat-surat miliknya, membuat mereka percaya bahwa dia memiliki seorang rekan, dan menjebak mereka untuk mendownload sebuah berkas yang sangat berbahaya.

“Rangkaian-rangkaian mutasi itu—” kata Strathmore dengan lemas.

“Saya tahu.”

Sang komandan menengadah dengan pelan. “Berkas yang aku download dan internet … adalah sebuah ….”

Susan berusaha untuk tetap tenang. Semua bagian dan permainan itu telah berubah. Selama ini tidak pernah ada sebuah alogaritma yang tidak bisa dipecahkan—tidak pernah ada Benteng Digital. Bekas yang telah Tankado tempatkan di internet adalah sebuah virus berbentuk sandi, yang mungkin disegel oleh sebuah alogaritma generik yang banyak beredar di pasaran. Segel itu cukup kuat untuk melindungi setiap orang dan bahaya—setiap orang kecuali NSA. TRANSLTR telah menghancurkan segel pelindung tersebut dan melepaskan virus di dalamnya.

“Rangkaian-rangkaian mutasi itu,” kata sang komandan dengan suara serak. “Tankado mengatakan bahwa rangkaian tersebut hanya bagian dan alogaritma yang tidak terpecahkan itu.” Strathmore kembali terpuruk ke atas mejanya.

Susan bisa mengerti perih yang dirasakan sang komandan. Strathmore telah benar-benar tertipu. Tankado tidak pernah benar-benar berniat membiarkan perusahaan computer mana pun untuk membeli alogantmanya. Alogaritma itu tidak pernah ada. Semuanya hanya sebuah permainan. Benteng Digital yang bagaikan hantu adalah sebuah lelucon, sebuah umpan untuk menggoda NSA. Tankado berada di belakang panggung sambil menarik tali-temali untuk mengatur setiap langkah yang diambil Strathmore.

“Aku telah memotong jalan Gauntlet.” Sang komandan mengerang.

“Itu karena Anda tidak tahu.”

Strathmore memukul meja dengan kepalan tangannya. “Aku seharusnya tahu! Namanya ada di layar, demi Tuhan! NDAKOTA! Lihat itu!”

“Apa maksud Anda?”

“Dia sedang menertawai kita! Namanya adalah sebuah anagram, sebuah permainan huruf!”

Susan merasa bingung untuk beberapa saat. NDAKOTA adalah sebuah anagram? Susan membayangkan huruf-huruf pada kata itu dan mulai mengacak huruf-huruf tersebut di dalam benaknya. Ndakota … Kado-tan … Oktadan … Tandoka …. Lutut Susan menjadi lemas. Strathmore benar. Hal itu sangat jelas. Bagaimana mereka bisa tidak menyadari itu? North Dakota tidak ada hubungan sama sekali dengan salah satu negara bagian di A.S.—Tankado melakukannya untuk membuat NSA malu! Dia bahkan telah mengirim sebuah peringatan kepada NSA; sebuah petunjuk langsung bahwa dirinya adalah NDAKOTA. Huruf-huruf itu tereja TANKADO. Tetapi para pemecah kode rahasia terbaik di dunia tidak menangkap itu, sebagaimana yang telah direncanakan oleh Tankado.

“Tankado mengejek kita,” kata Strathmore.

“Anda harus menggugurkan TRANSLTR,” kata Susan.

Strathmore menatap kosong ke arah dinding.

“Komandan. Matikan mesin itu! Hanya Tuhan yang tahu apa yang sedang terjadi di dalamnya!”

“Aku telah mencobanya,” bisik Strathmore. Susan belum pernah mendengar Strathmore berkata-kata dengan suara selemah itu.

“Apa maksud Anda dengan telah mencobanya?”

Strathmore memutar layar monitornya ke arah Susan.

Layar itu berubah warna menjadi rnerah tua yang ganjil. Pada bagian bawahnya, sebuah kotak dialog menunjukkan beberapa kali percobaan untuk menonaktifkan TRANSLTR. Perintah-perintah itu diikuti oleh jawaban yang sama:

MAAF. TIDAK BISA MENGGUGURKAN. MAAF. TIDAK BISA MENGGUGURKAN. MAAF. TIDAK BISA MENGGUGURKAN.

Susan menggigil. Tidak bisa menggugurkan? Tetapi kenapa? Susan khawatir dia telah mengetahui jawabannya. Jadi, mi balas dendam Tankado? Menghancurkan TRANSLTR! Selama bertahun-tahun, Ensei Tankado ingin agar dunia mengetahui tentang TRANSLTR, tetapi tidak ada yang memercayainya. Jadi, dia memutuskan untuk menghancurkan mesin raksasa itu. Dia berjuang sampai mati untuk mewujudkan apa yang dipercayainya—hak privasi individu.

Di lantai bawah, sirene masih berbunyi keras.

“Kita harus mematikan semua tenaga listrik,” pinta Susan. “Sekarang!”

Susan sadar, jika mereka cepat, mereka bisa menyelamatkan mesin prosesor paralel tersebut. Semua komputer di dunia, dan PC Radio Shack sampai sistem pengendali satelit milik NSA, dilengkapi dengan sebuah cara untuk menonaktifkannya secara paksa dalam keadaan darurat seperti saat ini. Cara itu tidaklah hebat-hebat amat, tetapi selalu berhasil. Cara tersebut dikenal dengan sebutan “mencabut stekernya.”

Dengan memutuskan semua tenaga listrik yang tersisa di Crypto, mereka bisa mematikan TRANSLTR. Mereka bias membuang virusnya nanti. Mereka tinggal melakukan format ulang pada hard dnve TRANSLTR. Format ulang akan menghapus semua memori komputer—data, program, virus, segalanya. Dalam banyak kasus, format ulang mengakibatkan hilangnya ribuan berkas, kadang-kadang hasil kerja selama bertahun-tahun. Tetapi TRANSLTR berbeda—mesin itu bias diformat ulang tanpa kehilangan apa pun. Mesin pemroses paralel seperti TRANSLTR dirancang untuk berpikir, bukan mengingat. Jadi sebenarnya tidak ada yang disimpan di dalam TRANSLTR. Saat mesin tersebut berhasil memecahkan sebuah kode, mesin tersebut akan mengirim hasilnya ke bank data utama NSA untuk di—

Susan terpaku diam. Segera setelah sadar, wanita itu mengatupkan tangan ke mulutnya agar tidak menjerit. “Bank data utamanya!”

Strathmore menatap ke dalam kegelapan. Hanya suaranya yang terdengar. Sang komandan agaknya telah menyadari hal tersebut. “Ya, Susan. Bank data utama

Strathmore menunjuk dengan ngeri ke arah monitornya. Susan kembali menatap layar di depannya dan melihat ke bagian bawah kotak dialog. Di bagian bawah layar itu terdapat kata-kata:

KATAKAN PADA SELURUH DUNIA TENTANG TRANSLTR HANYA KEBENARAN YANG BISA MENYELAMATKAN KALIAN SEKARANG

Susan merasa dingin. Semua informasi paling rahasia milik negara disimpan di dalam NSA: protokol-protokol komunikasi militer, kode-kode konfirmasi SIGINT, jati diri para mata-mata asing, cetak biru senjata-senjata canggih, dokumen-dokumen berbentuk digital, kesepakatankesepakatan dagang—dan masih banyak lagi.

“Tankado tidak akan berani!” kata Susan. “Merusak catatan- catatan rahasia negara ini?” Susan tidak percaya Ensei Tankado akan berani menyerang bank data NSA. Wanita itu menatap pesan Tankado.

HANVA KEBENARAN VANG BISA MENYELAMATKAN KALIAN SEKARANG

“Kebenaran?” tanya Susan. “Kebenaran tentang apa?”

Strathmore bernapas berat. “TRANSLTR,” katanya serak. “Kebenaran tentang TRANSLTR.”

Categories:   Fiksi

Comments

  • Posted: April 4, 2018 00:52

    pramsky

    mesti gonta ganti kontras
  • Posted: September 13, 2018 09:34

    Ken aguero drako

    banyakin dong. The lost symbol juga. Novel agatha christie juga dong. Semangat.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.