Baca Novel Online

Digital Fortress

Becker mendengarkan dengan takjub. Sang guru telah berubah menjadi murid.

Pada suatu malam, pada pertunjukan The Nutcracker di universitas, Susan memberi David sebuah sandi dasar untuk dipecahkan. David terduduk sepanjang waktu jeda dengan sebuah pen di tangan sambil memikirkan pesan yang terdiri atas sebelas huruf itu:

RZXZ RDMZMF JHSZ ADQSDLT

Akhirnya, ketika lampu-lampu meredup menjelang babak kedua, David Becker menemukan pemecahannya. Dalam sandi itu, Susan hanya menggantikan setiap huruf dalam pesannya dengan huruf lain yang mendahuluinya dalam susunan alfabet. Untuk memecahkan sandi tersebut, yang perlu dilakukan Becker hanyalah mengubah setiap huruf dengan huruf berikutnya yang sesuai dengan urutan alfabet-“A” menjadi “B,” “B” menjadi “C,” dan seterusnya. David segera mengubah susunan huruf lainnya. David tidak pernah menyangka bahwa kesembilan suku kata sederhana itu bisa membuat dirinya begitu bahagia:

SAYA SENANG KITA BERTEMU

David segera mencoretkan jawabannya dan memberikannya kepada Susan:

RZXZ ITFZ

Susan membacanya dan bersemu.

Becker harus tertawa. Dia berusia 35 tahun dan hatinya jumpalitan. Dia belum pernah merasa tertarik kepada seorang wanita seperti ini. Penampilan ringkih Susan yang khas Eropa serta alis matanya yang lembut mengingatkan David pada sebuah iklan Estee Lauder. Kalau sebagai remaja badan Susan tinggi ceking dan jangkung, sekarang tidak lagi. Susan telah tumbuh menjadi sosok yang anggun—ramping dan semampai dengan dada yang kencang dan perut yang rata sempurna. David sering bercanda bahwa Susan adalah model baju renang pertama yang mengantungi gelar doktor di bidang matematika terapan dan teori angka yang pernah dikenalnya. Seiring dengan berlalunya waktu, mereka mulai menyadari telah menemukan sesuatu yang mungkin akan bertahan seumur hidup.

Mereka telah bersama hampir dua tahun ketika, secara tidak diduga, David melamar Susan. Waktu itu mereka sedang menghabiskan akhir pekan di Smoky Moun-tains. Mereka sedang berbaring di tempat tidur berkelambu di Stone Manor. David tidak memiliki cincin—dia hanya mencetuskan begitu saja ide itu. Itulah yang disukai Susan pada pria itu—sangat spontan. Susan menciumnya lama dan dalam. David memeluk Susan dan melepaskan gaun tidur wanita itu.

“Aku anggap ini sebagai jawaban ‘ya’,” kata David dan mereka pun bercinta di dekat hangatnya perapian.

Malam indah itu terjadi enam bulan yang lalu—sebelum David dipromosikan secara tak terduga menjadi Kepala Departemen Bahasa Modern. Sejak itu hubungan mereka merenggang

***

4

PINTU CRYPTO berkedip satu kali, menyadarkan Susan dari lamunannya. Pintu itu berputar melampaui posisi bukaan maksimum dan akan menutup lagi dalam waktu lima detik setelah membuat putaran sempurna 360 derajat. Susan memusatkan pikirannya dan melangkah masuk. Sebuah komputer membuat catatan tentang masuknya Susan.

Walaupun bisa dikatakan Susan tinggal di dalam Crypto semenjak tempat itu didirikan tiga tahun yang lalu, apa yang dilihat Susan tetap membuat dirinya terkesima. Ruang utama Crypto adalah sebuah kamar bulat besar setinggi lima tingkat. Dinding lengkung tembus pandangnya menjulang setinggi 120 kaki. Kubah dari kaca plexi tertanam pada lubang polikar-bonat—sebuah jaringan pelindung yang mampu menahan ledakan berkekuatan dua megaton. Lapisannya menyaring sinar matahari dan membentukpola yang menyerupai renda di sepanjang dinding. Partikel debu yang halus melayang memutar ke atas—terperangkap oleh sistem deionisasi kubah yang hebat.

Ruang itu melengkung lebar pada bagian atas dan menjadi hampir vertikal pada ketinggian titik pandang mata. Kemudian berubah menjadi agak tembus cahaya dan secara perlahan menjadi hitam pekat ketika mencapai lantai. Lantainya tertutup ubin hitam yang dipoles mengilap dan berkesan seolah-olah transparan seperti es hitam.

Sebuah mesin mencuat dari tengah-tengah lantai seperti moncong sebuah torpedo. Untuk mesin inilah kubah tersebut dibuat. Bentuk mesin yang hitam ramping itu melengkung setinggi 23 kaki di atas udara sebelum menancap kembali ke lantai di bawahnya. Mesin yang melengkung dan mulus itu kelihatan seperti seekor ikan paus pembunuh yang membeku di atas laut yang dingin.

Mesin itu adalah TRANSLTR, satu-satunya komputer termahal di dunia—sebuah mesin yang tidak diakui keberadaannya oleh NSA.

Seperti sebuah gunung es di laut, mesin itu menyembunyikan 90 persen dari massa dan kekuatannya di bawah permukaan lantai. Rahasianya terkunci di dalam sebuah ruang keramik yang mencapai kedalaman enam tingkat ke bawah—sebuah hulu roket yang dikelilingi oleh jalan-jalan sempit yang simpang siur, kabel-kabel, dan pipa-pipa pembuangan sistem pendingin freon yang berdesis. Pembangkit tenaga pada bagian dasar berdengung dengan frekuensi rendah secara terusmenerus sehingga men-ciptakan akustik yang mencekam di Crypto.

TRANSLTR, SEPERTI juga semua teknologi maju lainnya, lahir dari tuntutan sebuah kebutuhan. Sepanjang 1980-an, NSA menjadi saksi sebuah revolusi di bidang telekomunikasi yang mengubah dunia spionase dan intelijen untuk selamanya—akses internet untuk umum. Atau lebih tepatnya, datangnya era email.

Para kriminal, teroris, dan mata-mata sudah lelah karena hubungan telepon mereka disadap. Mereka pun dengan cepat merengkuh alat komunikasi global yang baru itu. Email memiliki tingkat keamanan setara pos biasa dan kecepatan sebuah telepon. Karena transfer data terjadi di bawah tanah melalui serat optik yang halus dan tidak pernah dikirim melalui gelombang udara, email benar-benar luput dari ancaman sadapan—atau paling tidak begitulah anggapan orangorang.

Kenyataannya, menyadap email ketika memasuki jaringan internet adalah hal mudah bagi para jagoan teknologi NSA. Internet bukanlah hal baru yang diciptakan untuk penggunaan komputer pribadi di rumah-rumah. Internet diciptakan oleh Departemen Pertahanan tiga dekade yang lalu—sebuah jaringan besar yang terdiri atas komputer-komputer yang dirancang sebagai sarana komunikasi yang aman jika terjadi perang nuklir. Mata dan telinga NSA adalah para profesional internet tua. Orang-orang yang melakukan bisnis ilegal melalui email segera menyadari bahwa rahasia mereka tidak seaman yang mereka bayangkan. FBI, DEA, IRS, dan badan penegak hukum AS lainnya—dibantu oleh staf NSA yang lihai— menikmati gelombang pasang penangkapan dan penghukuman.

Tentu saja, ketika para pengguna komputer di seluruh dunia mendapati pemerintah AS memiliki akses ke email mereka, cacian yang hebat pun bermunculan. Bahkan para sahabat pena, yang menggunakan email untuk sekadar bersenang-senang, merasa terganggu dengan masalah pelanggaran privasi ini. Para pemrogram di perusahaan-perusahaan di seluruh dunia mulai mencari cara untuk membuat email mereka lebih aman. Mereka segera menemukannya dan, sebuah sandi kunci publik pun lahir.

Sandi kunci publik adalah sebuah program komputer yang mudah digunakan yang berfungsi mengacak pesan-pesan email pribadi, sedemikian rupa sehingga pesan-pesan tersebut tidak terbaca. Seorang pengguna email bisa menulis surat dan memprosesnya dengan program pembuat sandi itu sehingga teks yang dihasilkan akan seperti sebuah kode acak tak berarti yang benar-benar tidak masuk akal. Setiap orang yang menyadap pengiriman email tersebut hanya akan menemukan kesimpangsiuran yang tak terbaca pada tampilan layar.

Categories:   Fiksi

Comments

  • Posted: April 4, 2018 00:52

    pramsky

    mesti gonta ganti kontras
  • Posted: September 13, 2018 09:34

    Ken aguero drako

    banyakin dong. The lost symbol juga. Novel agatha christie juga dong. Semangat.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.