Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Sebelum pertandingan dimulai, udara permusuhan yang aneh merebak di warung kopi. Itu tak lain karma yang ditiupkan malaikat. Selamot mendekati Maryamah.

“Beri dia kekalahan yang pahit. Kak!”

Sejak awal Maryamah langsung menyerbu. Maksum kesulitan bernapas. Papan catur melemparkan perempuan itu ke masa lalu yang getir. Gerakan bidaknya membayar setiap keculasan Maksum.

Pada langkah ke-18, Maryamah mengubah catur tak ubahnya permainan ular tangga. Ia berhasil mem-fait accompli luncus. Maksum untuk naik ke koordinat c6. Jika tidak, raja si juru taksir bisa langsung almarhum. Sebaliknya, di dekat c6 itu, menteri Maryamah menganga bak ular boa.

Kehilangan luncus itu membuat Maksum seumpama mengantarkan kepala rajanya sendiri di atas nampan kepada Maryamah, dan sebelum hal itu terjadi ia mengambil tindakan bijak yang menyakitkan hati sekaligus pengecut, yakni mengibarkan bendera putih untuk keluar dari turnamen. Dikalahkan perempuan, masih merupakan kenyataan yang tak tertanggungkan bagi sebagian besar lelaki.

Meskipun telah menang tiga kali, Maryamah belum mendapat cukup respek di antara pecatur pria. Alasannya adalah Maryamah kebetulan mendapat lawan-lawan yang lemah. Sampai sejauh ini, ia masih dianggap sebagai penggembira saja. Berbeda dengan tanggapan masyarakat. Kehadiran Maryamah pada turnamen meletupkan gairah mereka akan catur. Jika perempuan itu bertanding, orang berbondong-bondong ingin melihatnya beraksi.

Lawan ke-4 Maryamah, seperti tertulis di papan pengumuman: Syamsuri A. adalah petinggi Pemda di bagian keuangan. Detektif M. Nur memberi ulasannya:
“Syamsuri adalah pecatur yang teliti karena ia seorang akuntan. Kau tahu, Boi, selisih satu rupiah pun, dicarinya sampai subuh! Ia memiliki ketelitian tukang reparasi arloji!”

Grand Master bersabda:

“Pertandingan ini membosankan karena lawan Maryamah terlalu berhati-hati. Gunakan variasi Tartakower. Serang saja dia secepatnya. Biar ia kalang kabut.”

Ia mengirim diagram Tartakower untuk dipelajari Maryamah dan Alvin. Selain itu, ia mengenalkan strategi Guioco Piano. Namun, untuk soal Guioco Piano itu, Grand Master berpesan benar bahwa strategi itu sekadar untuk pengetahuan dan berjaga-jaga saja. Sebab, strategi itu amat rumit dan jika tak pandai menerapkannya justru akan menjadi kelemahan.

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.