Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

“Lelaki tak berguna itu memang harus diberi pelajaran! Jangan kecewakan Pak Cikmu
ini! Gasak dia!”
“Baiklah Pak Cik.”

Pertandingan baru berjalan beberapa langkah, namun Aziz langsung bingung melihat perwira-perwira Maryamah mengamuk seperti angin puting beliung. Ia mati kutu. Berkali-kali dia mengangkat wajahnya, berusaha melihat muka lawan di seberangnya, namun syariat tak memungkinkan itu. Selendang merah menyembunyikan kemampuan ajaib seorang perempuan miskin yang tersia-sia, yang telah dipandang sebelah mata oleh siapa saja. Sore ini ia menunjukkan siapa dirinya sebenarnya. Maryamah mengangkat kudanya. Raja Aziz menghembuskan napas yang terakhir.

Penonton bertepuk tangan gegap gempita dan berusaha mendekati Maryamah untuk menyalaminya, namun pecatur pendatang baru itu dilindungi manajernya: Selamot. Mahmud berhasil menyelinap dan berusaha mewawancarai Maryamah. Selamot mengadangnya.

“Mud, perlu kau tahu ya, aku ini manajer Maryamah. Karena itu, mulai s ekarang
semua wawancara dengannya haru memberi tahuku.”

“Baiklah, Kak.”
“Apakah program ini didengar semua orang, Mud?”
“Ya, Kak, ini siaran langsung, kita sedang mengudara sekarang.”
“Na, dengarlah wahai majelis pendengar yang budiman. Aku, Selamot binti Markam,
orang Bitun, adalah manajer Maryamah. Aku angkat bicara atas nama Maryamah.”

Mahmud mengangguk.

“Apa pendapat Kakak soal pertandingan tadi? Teknik apa gerangan yang diterapkan
Maryamah? Hebat nian teknik itu. Apakah itu teknik catur orang Bar at?”

Selamot terpana mendengar pertanyaan tingkat tinggi itu. Ia berpikir keras, tapi kemudian teringat pada Aziz yang senang sesumbar sekehendak hatinya.

“Mud, kalau kau mau tahu, itulah yang disebut teknik catur lidah tak bertulang!”

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.