Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Mozaik 22

Telah Banyak Mendengar Lagu Barat

DITERIMANYA Maryamah untuk bertanding membuat kampung menjadi lebih gembira. Keceriaan tampak pada wajah setiap perempuan, tak terkatakan, sulit dilukiskan. Namun, hatiku dilanda kecemasan yang baru, mampukah Maryamah bertanding melawan para pecatur lelaki yang berpengalaman?

Pada hari pendaftaran, Mitoha dan sekondannya sudah bercokol di warung kopi.

“Sepuluh langkah, cukup beri aku sepuluh langkah, Maryamah bakal tewas,”
gertaknya. Selamot terpancing.

“Bicaralah sesukamu, Ha, kami mau mendaftarkan Maryamah.”

“Aih, kau rupanya, Mot. Sudah kubilang, pecatur itu bukan sembarang. Harus punya klub, harus punya manajer. Na, kau, tahu apa?

Kami tak mau meladeninya. Melihatku ia makin jengkel.

“Kau pula, Ikal, ini pasti ulahmu. Perempuan main catur lawan lelaki? Itulah akibatnya
kalau terlalu banyak mendengar lagu Barat!”

Sekondannya terbahak-bahak.

“Kita tengok saja nanti, siapa yang terjungkal!” cetus Selamot.

Mitoha marah ditantang begitu rupa. Pertengkaran model tukang minyak yang dulu tak selesai di kantor desa berlanjut di warung kopi.
“Kusarankan kau ke toko Lim Phok, Mot, di sana ada benda namanya minyak kesturi, biar tak bau ayam badanmu.”

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.