Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Ketua Karmun pening dan mulai melihat jalan buntu yang hanya bisa diselesaikan melalui pemungutan suara. Ia bertanya kepada Paman.

“Berarti kalau kita mengambil suara soal setuju atau tidak untuk pendaftaran Maryamah ini, kau pasti akan memilih tidak setuju. Begitukah kurang lebih maksudmu, Har?” Kamhar adalah nama Paman.

“Tidak juga, Ketua.”

Na! hanya dalam hitungan detik pamanku langsung berubah menjadi bukan pamanku lagi. Seseorang yang lain telah mengambil alih jiwanya. Hadirin main ribut dibuat sikap Paman yang membingungkan. Ketua Karmun pening sehingga menjadi muntab.

“Jadi, bagaimana sebenarnya maksudmu, Har? Jangan kau bertele-tele!”

Pamanku malah lebih muntab. Ia berdiri lagi, Digenggamnya kuat-kuat selangkangnya. Suaranya menggelar.

“Menurut hematku, kalau Modin ingin menghindari hukum agama dilanggar, pasang saja pembatas pada meja pertandingan! Maryamah bisa pula memakai burkak! Ia tak perlu saling pandang dengan siapa pun! Mertua A Nyan namanya Toha, lelaki atau perempuan,
sama saja! Tak tahukah kalian, zaman sudah berubah. Perempuan juga punya hak seperti laki- laki! Mereka mau main catur, mau manjat pohon pinang, mau manjat tiang listrik, itu urusan mereka! Itu hak mereka yang harus kita hormati!”

Semua orang bungkam. Carik bersusah payah mengikuti kalimat Paman. Tangannya mengetik dengan cepat. Paman jengkel mendengar suara mesin tik yang keras. Carik bertanya.

“Bagaimana pantun Pak Cik tadi?”
“Apa yang kau perbuat itu, Carik? Tak perlu kau ketik kalimatku. Buat apa? Tak ada
faedahnya!”

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.