Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Esoknya, gawat, berita soal Maryamah menyebar cepat seperti sampar ayam. Menjelang siang, berita itu kian ramai. Di mana-mana orang membicarakannya. Aku sampai pulang lebih cepat dari warung kopi karena tak tahan ditanyai soal apa benar Maryamah akan ikut bertanding? Dari mana tahu-tahu ia pandai main catur?
Mitoha, ketua klub catur Di Timoer Matahari itu, marah-marah dan nyata-nyata menentang Maryamah.
“Dajal, dajal! Perempuan berani bertanding catur melawan laki-laki, pertanda dunia
segera kiamat!”
Dajal, konon binatang bertanduk di jidat yang akan muncul pada hari penghabisan. Mitoha menekan benar kata perempuan dalam kalimatnya. Di tengah sekondannya—
sekondan adalah sebutan untuk pendukung di dalam catur —ia menebarkan berita yang sinis soal seorang perempuan yang berniat balas dendam pada mantan suaminya dengan c ara putus asa melalui catur, dan bahwa tindakan itu lantaran sakit hati pada calon istri baru Matarom. Hal itu lalu menjadi umpan gosip panas.
Namun, tak dinyana, dalam waktu singkat, masyarakat terbagi dua antara yang pro dan kontra. Di pasar, di rumah-rumah, di kantor desa, di puskesmas, dan di pinggir jalan pertentangan pendapat memanas. Pengunjung warung kopi yang mendapat topik baru selain menjelek-jelekkan pemerintah, membuat soal Maryamah semakin heboh. Kasak-kusuk merebak. Pamanku marah bukan buatan. Digenggamnya selangkangnya kuat-kuat sebab ia mau berteriak.
“Apa kubilang, perempuan zaman sekarang benar -benar tak tahu adat! Apa hak mereka mau ikut pertandingan catur segala? Catur adalah hak orang laki! Main bekel buah siput, itulah yang paling cocok untuk mereka!”
Majelis pengunjung warung kopi bertepuk tangan mengaminkan pendapat Paman.

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.