Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Mozaik 15
Alvin and the Chipmunks

SEBULAN berlalu sejak pertama kali Maryamah bisa menggerakkan buah catur, kami telah berlatih untuk game ke-658. Artinya, Maryamah telah berlatih sebanyak 658 papan, alias 658 pertandingan. Hanya itu yang bisa kukatakan untuk menggambarkan kekuatan mental
perempuan itu dalam belajar. Filosofi belajarnya, “menantang semua ketidakmungkinan”,
termanifestasi menjadi ideologi yang sangat jelas baginya dalam menguasai sesuatu. Ia tak pernah gamang, tak pernah tanggung-tanggung. Keadaan ini membuatku berpikir bahwa ideologi adalah sesuatu yang diperlukan dalam belajar, lebih dari sebuah otoritas. Sementara itu, aku, yang selalu merasa lelah setelah belajar satu jam, patut merasa malu.
Maryamah mencoba, gagal, dan mencoba lagi. Dia tak pernah jemu. Ketekunannya mengagumkan. Skor kami adalah aku: 658, Maryamah: 0. Game berikutnya, aku bersiul-siul dan mohon diri sebentar ke dapur untuk menyeduh kopi.
Ketika aku kembali, hampir tumpah kopi di tanganku, lantaran kaget melihat seekor mahkluk asing yang bernama luncus telah bertengger di sisi rajaku. Tak pernah kutahu dari mana datangnya. Kupandangi perempuan pendulang timah itu. Ia menunduk lalu mengangkat wajahnya dan tampak berusaha serendah hati mungkin waktu berkata,
“Sekak mat, Boi.”
Sejak itu dunia berbalik. Tak pernah sekali pun lagi aku menang melawannya. Benar ucapan Grand Master Ninochka Stronovsky tempo hari. Sekali Maryamah menemukan cara untuk melindungi perwira-perwiranya, ia akan sangat susah dikalahkan, dan kian hari, ia kian kuat. Kata Nochka, aku perlu mencarikan Maryamah lawan tanding lain yang lebih pandai.
Bagiku, tak susah mencari lawan sesuai gambaran Nochka itu. Aku kenal seorang pecatur hebat. Aku sendiri tak pernah menang melawan orang itu. Dia adalah keponakanku sendiri, Alvin. Alvin yang nakal, kerap kugoda dengan panggilan karakter kartun kesayangannya, Alvin and the Chipmunks.

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.