Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Mozaik 14
Kopi Berdasarkan Cara Memegang Gelas

SEPERTI musim, hati Sersan Kepala Zainuddin sedang kemarau. Kepala polisi itu dongkol benar lantaran persis seperti musim pula maling sepeda kambuh lagi. Tahun lalu Sersan Kepala tak berhasil membongkar kasus serupa dan masyarakat terang-terangan mengeluh padanya. Pencuri itu sangat lihai. Sersan Kepala bahkan telah minta bantuan Detektif M. Nur, tapi tetap tak bisa membekuk pencuri itu.
Sepeda yang hilang sebenarnya tak banyak, paling hanya 3 atau 4 ekor, tapi itu sudah merupakan skandal besar bagi kampung kami yang kecil. Lebih besar dari skandal seorang politisi yang memalsukan ijazah dan mengaku pernah naik haji tempo hari. Usut punya usut, ijazahnya dibuat oleh tukang pelat nomor sepeda motor, dan ia bahkan seumur hidupnya tak pernah naik pesawat.
Semalam satu sepeda hilang lagi dari lapangan parkir MPB (Markas Pertemuan Buruh) waktu maskapai timah memutar film untuk kaum kuli. Pemilik sepeda adalah Muhairi, seorang pria berusia 45 tahun dan belum kawin. Kenyataan bahwa lelaki itu seorang bujang lapuk, bahkan belum pernah pacaran—selalu kukatakan, bahwa hidup ini mengerikan kadang-kadang—dan sepeda itu merupakan hartanya yang paling berharga, warisan bapak tirinya pula, membuat hati Sersan Kepala semakin terluka.

Sersan Kepala adalah polisi yang jujur dan disayangi warga. Ia orang Melayu dan pada dasarnya susah menemukan orang Melayu yang mau menjadi polisi atau tentara. Tak tahu apa sebabnya. Perkara sepeda ini membuat kepala Sersan Kepala pening dan penyakit ambeiennya makin parah. Padahal ia sudah mau pensiun dan pada majelis warung kopi yang budiman ia selalu mengatakan bahwa ia ingin pensiun dengan tenang dan meninggalkan kantor polisi
bersama reputasinya yang harum. Lalu, katanya selalu, ia ingin segera membuka warung kopi.

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.