Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Overste panik. Hanya dalam waktu yang sangat singkat, momentum meluncur dari pundaknya ke pundak Maryamah, dan perempuan itu mengamuk sejadi-jadinya. Berulang kali ia mengangkat wajah. Jika tak dihalangi selendang penjaga syariat, tatapannya pasti menghunjam sebuah wajah yang telah terbenam di dalam benaknya sejak ia berusia 14 tahun, sejak pertama kali dilihatnya di Warung Kopi Bunga Serodja.

Overste terpojok. Maryamah tak mengurangi intensitas serangan. Perwiranya dapat dikatakan berperilaku membabi buta. Menterinya menjelma menjadi pedang menetak lelaki- lelaki ganas yang tadi menyerangnya. Anjing-anjing pemburu babi hutan semburat ketakutan. Pertandingan berubah menjadi dramatis karena buah catur Overste hampir habis.

Aku tak tahu apa yang ada dalam pikiran Overste dan tak paham teknik apa yang diterapkan Maryamah. Namun, tampak di situ papan catur telah berubah serupa pembantaian di Padang Karbala. Dari seorang perempuan pendulang timah tak berijazah, Maryamah berubah menjadi seorang pecatur adiluhung. Dari pemangsa, Overste berubah menjadi dimangsa.

Akhirnya raja Overste berdiri sendiri karena semua pengawalnya telah berpulang kepada Tuhan. Wajah Overste sulit dijelaskan. Satu wajah yang malu, ego yang terluka parah, wibawa yang rontok, gamang, dan terkejut, bercampur dengan harapan yang patah mangkas tak dapat disambung lagi. Semua itu tak dapat ditopenginya, gagal. Dari seorang lelaki garang yang serakah, ia berubah menjadi lelaki yang sangat canggung. Maryamah menjentikkan kudanya. Seekor kuda sembrani bernapas api. Sekali terjang, raja Overste terjengkang.

Pada papan kedua, tak berlangsung lama, Overste Djemalam langsung berada di bawah angin. Semua anggapan dirinya tentang dirinya sendiri, yang ternyata dibuktikan salah oleh seorang perempuan, telah melumpuhkan mental tarungnya. Disertai satu senyum yang getir, dengan konyol dan putus asa, ia menawarkan remis.

Sikap Overste itu telah diduga Grand Master Ninochka Stronovsky. Sebagai bagian dari analisis spionasenya, yang menemukan bahwa Overste bermental politis, Detektif swasta M. Nur pun telah mengantisipasi sikap kompromistis itu. Kubu kami tentu saja menampik tawaran tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan itu. Maryamah mengangkat menterinya, agak sedikit tinggi, lalu mengentakkan di depan raja Overste. Raja itu tewas di tempat.

Sekondan Maryamah bersorak girang. Maryamah bangkit dan berlalu meninggalkan
Overste yang terpaku dengan wajah kaku. Lunas sudah kesumat itu.

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.