Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

setelah Overste Djemalam berkeringat dingin mengepungnya. Matarom malah mampu menyepaknya dengan sebutir pion secara berdarah dingin. Bagi mereka, hal itu tak lain akibat dari kemajuan teknik serangan Rezim Matarom yang makin matang saja dikuasainya. Namun, bagi para penggemar, Matarom makin ganas karena ia telah direstui ratu adil yang memerintah alam gaib di Laut China Selatan. Kata mereka, mulai sekarang, presiden sekalipun takkan mampu mengalahkan Matarom main catur.

Kemenangan Matarom atas Firman Murtado melejitkannya ke final, dan bertenggerlah dia di sana, macam burung pemakan bangkai menunggu korban.

Biarlah Matarom menggila, kami tak peduli karena kami sedang gembira sebab Selamot datang lagi. Ia kembali dengan semangat yang berlipat-lipat lebih besar dari sebelumnya. Ia mengatakan, hal pertama yang ingin dilakukannya adalah belajar membaca. Sang manajer itu akan belajar membaca dari artisnya: Maryamah.

Sementara itu, tak seorang pun pernah menduga Maryamah dapat melaju sejauh ini. Di telah melunturkan 8 pecatur, namun ,masyarakat memperkirakan riwayatnya akan segera khatam. Dari 75 pecatur, hanya tertinggal 5. Empat dari mereka, selain Maryamah, adalah pecatur kelas kakap. Maryamah diramalakan akan menjadi juru kunci 5 besar itu, dan takkan mampu mendekati manta suaminya, Matarom. Seperti telah terjadi dua tahun berturut-turut, proyeksi khalayak untuk final nanti tetap Matarom vs Djemalam.

Pertandingan berikutnya, Maryamah menghadapi seorang guru biologi senior yang telah main catur sejak ilmu itu masih bernama ilmu hayat.

Kasat mata, semua orang menduga, bahkan cecak-cecak di warung kopi menduga, jika memang lebih unggul, Maryamah akan membuat guru biologi itu paling tidak mendapat satu poin, dengan skor 2:1 misalnya. Hal itu sah-sah saja. Dengan skor begitu, Maryamah dapat menghindari dulu pecatur kuat Overste Djemalam, dan mekanisme pertandingan akan membuat para pecatur hebat lain saling bunuh sesama mereka sendiri. Secara logika, memberi poin pada guru biologi itu akan membuat Maryamah melaju lebih mudah ke partai berikutnya.

Namun, celaka. Maryamah membabat guru biologi itu dua kosong telak. Kami terbelalak. Seluruh penonton terpaku tak dapat berkata-kata melihat tindakan nekad Maryamah. Mengapa di begitu bodoh? Hal itu akan berakibat dia berhadapan langsung dengan Overste Djemalam yang disegani pecatur mana pun. Hanya Paman yang tertawa terkekeh-kekeh yang tampak setuju benar dengan tindakan edan Maryamah, dan hal itu menimbulkan tanda tanya besar bagiku. Adakah rahasia tersembunyi antara Maryamah, Overste Djemalam, dan Paman, yang aku tak tahu? Ataukah Paman bersikap aneh seperti itu
lantaran situasi selangkangnya?

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.