Baca Novel Online

Cinta Di Dalam Gelas

Mozaik 31

Penyergapan

JIKA ini menjadi film, aku ingin seperti ini:

Lokasi : pertigaan pasar
Waktu : subuh
Musik : gitar akustik solo, mendayu tapi menyengat, tegang
Figuran : 5 manusia, 3 kucing, dan 4 anjing

Kamera mengintip dari atap bengkel sepeda A Siong, zoom in ke kucing-kucing pasar yang menguap (figuran) di loteng-loteng toko. Empat ekor anjing pasar yang kurap (figuran juga) nongkrong di pinggir jalan. Tiba-tiba melintas empat orang (figuran) kuli maskapai timah, bergegas naik sepeda berangkat kerja. Anjing-anjing tadi menyalaki mereka—cukup 4 salakan, jangan lebih.

Tapi kurasa, opening film ini, biar lebih dramatis, mesti dimulai dari pemandangan yang diambil dari helikopter. Gambar berlika-liku mengikuti Sungai Linggang, lalu ke pasar, lalau masuk ke mulut anjing figuran. Air liut anjing berhamburan menyalaki 4 orang kuli yang bersepeda.

Atau, jangan lewat helikopter, tapi lewat satelit. Mulanya gambar konstelasi planet – planet, lalau melesat menuju bumi yang bulat dan biru. Lalu benua-benua, lalu Asia, lalu Asia Tenggara, lalu terdengar lamat-lamat salak anjing. Tegang. Kemudian, gambar mendekat pelan-pelan ke Indonesia, mengecil ke Pulau Sumatra, terus mengecil ke Pulau Belitong, mengecil lagi ke kampung kami, makin kecil ke pasar, akhirnya masuk ke mulut anjing-anjing figuran yang menyalaki kuli bersepeda tadi. Kurasa belum pernah ada film Indonesia yang gambarnya meloncat dari planet-planet ke mulut anjing, anjing kampung lagi, pasti fantastis!

Adegan berikutnya, seorang lelaki misterius mengendap-endap di balik gerobak kue Hok Lo Pan. Orang itu berbalik. Suara gitar berhenti mendadak: genjreng! Penonton terperanjat dan tampaklah satu wajah di layar. Gambar diam, freeze motion, mencontoh film Lock, Stock, and Two Smoking Barrels. Lalu muncul teks dengan huruf yang muncul satu per
satu:

Categories:   Romantis

Comments

  • Posted: August 26, 2013 13:51

    nurafiah

    Novel yg sarat pngalaman n plajaran berharga..tp kpn bercerita ttg kerjaan ikal sekarang n kisah khidupan pribadix...
  • Posted: December 11, 2013 05:21

    ademilce antibe

    bagaimana sikap pengarang dari pendekatan feminisme tentang novel ini?
  • Posted: December 14, 2016 00:01

    Sapaya

    saya belum baca :)
  • Posted: February 8, 2018 05:13

    alpina panjaitan

    trima kasih atas inspirasinya,, bagi mereka yang terbiasa hidup penuh perjuangan akan membakar api semangat untuk berjuang ,,,dan tak ada yang mustahil jika kita mau bersungguh sungguh untuk mencapai nya, dengan tekat yang kuat... yes. semangat.
  • Posted: July 31, 2018 03:48

    Mufasa Al Ayyubi

    Ngga rela pas bacanya tamat... Rasanya ingin terjebak dalam dunia padang bulan selamanya..!!! T_T

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.