Baca Novel Online

Harry Potter Dan Reliku Kematian

“Jangan membuat kami menyakitimu,” kata Harry. “Minggir, Mr. Lovegood.”

“HARRY!” teriak Hermione.

Figur-figur di atas sapu terbang melewati jendela. Ketika mereka bertiga melihat Xenophilius, ia mengeluarkan tongkatnya. Harry menyadari kesalahan mereka saat itu juga. Ia melemparkan dirinya ke samping, mendorong Ron dan Hermione untuk menyelamatkan mereka dari Mantra Pemingsan Xenophilius yang melewati ruangan itu dan mengenai tanduk Erumpent. Sebuah ledakan yang sangat besar terjadi. Suaranya terdengar seperti akan menghancurkan ruangan itu.

Potongan kayu dan kertas dan reruntuhan terlempar ke segala arah, bersama kepulan debu yang tebal. Harry terlempar ke udara, lalu terjatuh ke lantai, tak dapat melihat karena puing-puing berjatuhan di atasnya, tangannya melindungi kepalanya. Ia mendengar jeritan Hermione, teriakan Ron, dan serangkaian suara metalik menyakitkan yang membuatnya tahu bahwa Xenophilius sudah terlempar ke bawah tangga spiral.

Setengah terkubur di dalam reruntuhan, Harry berusaha untuk berdiri. Ia nyaris tak dapat bernapas atau melihat dalam kepulan debu. Separuh langit-langit sudah ambruk dan ujung tempat tidur Luna sudah menggantung di tepi lubang. Patung pendek Rowena Ravenclaw jatuh di sampingnya dengan separuh bagian wajahnya rusak. Potonganpotongan perkamen melayang turun dari udara, dan sebagian besar mesin cetak tergeletak miring, menutupi tangga paling atas untuk menuju ke dapur. Kemudian sosok putih lain bergerak mendekat dan Hermione, penuh dengan debu seperti patung, menaruh jarinya di depan bibir.

Pintu di bawah terbuka.

“Bukankah aku sudah mengatakan padamu bahwa tidak perlu terburu-buru, Travers?” kata suara yang keras. “Bukankah aku mengatakan padamu bahwa orang gila ini hanya mengoceh seperti biasa?” Ada suara keras dan jeritan kesakitan Xenophilius.

“Tidak…tidak…di atas…Potter!”

“Aku mengatakan padamu minggu lalu Lovegood, kami tidak akan kembali kecuali ada informasi yang kongkrit! Ingat minggu lalu? Ketika kau ingin menukar anak perempuanmu dengan topi tolol itu? Dan minggu sebelumnya” – Ada suara keras dan pekikan lagi – “Ketika kau berpikir bahwa kami akan mengembalikannya jika kau menawarkan pembuktian tentang Snorkack” – suara keras – “Tanduk” – suara keras – “Kisut?”

“Tidak – tidak – aku memohon pada kalian!” tangis Xenophilius. “Ini benar-benar Potter, sungguh!”

“Dan sekarang kau kembali memanggil kami untuk mencoba dan meledakkan kami!” raung salah satu Pelahap Maut itu, lalu ada serangkaian suara ledakan kecil diantara dengan teriakan penuh penderitaan Xenophilius.

“Tempat ini terlihat akan rubuh, Selwyn,” kata suara dingin yang kedua, bergema ke atas tangga. “Tangga ini benar-benar tertutup. Bisakah kau mencoba membersihkannya? Mungkin dapat membuat tempat ini runtuh.”

“Kau pembohong kotor,” teriak penyihir yang bernama Selwyn.

“Kau belum pernah melihat Potter seumur hidupmu, kan? Kurasa kau memanggil kami ke sini untuk membunuh kami, ya kan? Dan kau berpikir bahwa kau akan mendapatkan anak perempuanmu dengan cara seperti ini?”

“Aku bersumpah…aku bersumpah…Potter ada diatas!”

“Homenum Revelio,” kata sebuah suara di kaki tangga. Harry mendengar Hermione terkejut, dan ia merasakan sensasi aneh yang melewati dirinya, menyelimuti dirinya dalam bayangannya.

“Ada orang di atas, Selwyn,” kata laki-laki kedua itu dengan tajam.

“Itu Potter, kukatakan padamu, itu Potter!” tangis Xenophilius. “Tolong…tolong…kembalikan Luna, biarkan aku mendapatkan Luna kembali…”

“Kau dapat mendapatkan anak perempuanmu, Lovegood,” kata Selwyn, “jika kau naik ke atas dan membawakan padaku Harry Potter. Tetapi jika ini adalah sebuah rencana, jika ini adalah sebuah jebakan, jika kau memiliki seorang kaki tangan di atas sana untuk menyerang kami, kita lihat saja apakah kita dapat membagi sedikit mayat anak perempuanmu agar kau bisa menguburnya.”

Xenophilius meraung penuh ketakutan dan keputusasaan. Terdengar suara langkah pendek-pendek dan derit pelan. Xenophilius sedang mencoba untuk melewati puingpuing di tangga.

“Ayo,” bisik Harry, “kita harus keluar dari sini.”

Harry mencoba untuk mengeluarkan dirinya dari reruntuhan dengan memanfaatkan keributan yang dibuat Xenophilius di tangga. Ron terkubur sangat dalam. Harry dan Hermione memanjat, sesunyi yang mereka bisa, ke arah tempat Ron terkubur, mencoba untuk menarik laci yang berat dari kakinya. Ketika Xenophilius semakin mendekat, Hermione berhasil untuk membebaskan Ron dengan menggunakan Mantra Mengapung.

“Baiklah,” kata Hermione, ketika mesin cetak yang rusak dan menutupi tangga paling atas mulai berderak. Xenophilius hanya tinggal beberapa langkah lagi dari mereka. Hermione masih penuh dengan debu.

“Apakah kau mempercayaiku, Harry?”

Harry mengangguk.

“Baiklah,” Hermione berbisik, “berikan Jubah Gaib padaku. Ron, kau akan memakainya.”

“Aku? Tapi Harry – ”

“Tolonglah, Ron! Harry, genggam erat tanganku, Ron pegang bahuku.”

Harry mengulurkan tangan kirinya. Ron menghilang di bawah Jubah. Mesin cetak yang menutupi tangga bergetar. Xenophilius mencoba untuk menyingkirkannya menggunakan Mantra Mengapung. Harry tak tahu apa yang sedang Hermione tunggu.

“Tahan,” bisiknya. “Tahan, sebentar lagi…”

Wajah pucat pasi Xenophilius muncul di pintu.

“Obliviate!” raung Hermione, pertama-tama mengarahkan tongkatnya ke wajah Xenophilius lalu ke lantai dibawah mereka. “Deprimo!”

Hermione membuat lubang di lantai ruang tamu. Mereka jatuh seperti batu. Harry masih memegang tangan Hermione ketika ia mendengar ada teriakan dari bawah, dan ia sempat melihat dua laki-laki yang mencoba menghindari reruntuhan dan perabotan hancur yang menghujani lantai bawah rumah itu dari atas. Hermione berputar-putar di udara dan suara rumah yang hancur terngiang di telinga Harry ketika Hermione membawanya sekali lagi ke dalam kegelapan.

Note:

*: Elder (Sambucus sp.), atau lebih dikenal sebagai Elderberry, adalah satu genus yang berisi sekitar 5-30 jenis semak atau pepohonan yang kebanyakan hidup di daerah beriklim sedang atau subtropis. Bunganya umumnya berwarna krem atau putih, sedangkan buahnya kecil, berwarna merah, kebiruan, atau hitam. Menurut mitos, kayunya tidak boleh dipotong tanpa menyanyikan syair pujian bagi Elder Mother, atau dia akan mengamuk. Elder yang di sini tentu satu dari beberapa jenis Elder yang hidup di Eropa. FYI, ada satu jenis Elder yang hidup di Indonesia, yaitu Sambucus javanica atau pohon sangitan (namanya ga keren amat… T.T).

**: Conqueror = Vanquisher = Penakluk.

 

Bab 22 Deathly Hallows

Harry jatuh, terengah-engah dirumput dan merangkak sekaligus. Tampaknya mereka mendarat di sudut sebuah lapangan saat senja hari; Hermione sedang berlari membuat sebuah lingkaran di sekitar mereka dengan melambaikan tongkat sihirnya.

“Protego totalum…Salvio hexia…”

“Dasar pengkhianat tua pengadu,” Ron terengah-engah keluar dari jubah gaib dan melemparnya ke Harry. “Hermione kau memang jenius, sangat jenius, aku tak percaya kita dapat keluar dari semua itu.”

“Cave inimicum… aku sudah bilang itu adalah tanduk Frumpent, bukan kah telah kuperingatkan dia? Dan sekarang rumahnya hancur berantakan.”

“Dia pantas mendapatkannya,” ucap Ron, memeriksa sobekan di jeansnya dan luka di kakinya, “apa yang kau pikir akan mereka lakukan padanya?”

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: July 11, 2014 12:31

    Budi Oka Santoso

    Update lg dong novelnya . . . . . . . . :) . . . . Terima Kasih :)
  • Posted: October 14, 2015 12:59

    Sulaiman

    Novel nya donk di update lgi
  • Posted: March 3, 2016 07:22

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya
  • Posted: February 20, 2018 14:07

    devkimedia

    salah satu master piece novel terbaik yang di buat oleh JK rowling,,, nice novel
  • Posted: April 23, 2018 03:47

    NUR ZULAIKHA

    BANYAK NYA MUKA SURAT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.