Baca Novel Online

Harry Potter Dan Reliku Kematian

“Itu — itu sangat indah, Dolores,” dia berkata, menunjuk pada perhiasan bersinar yang tergantung di lipatan blus Umbridge.

“Apa?” bentak Umbridge, mengerling kebawah. ”Oh ya — peninggalan keluarga turun temurun,” katanya, menepuk kalung yang menempel didadanya yang besar. ”’S’ yang berarti Selwyn… aku mempunyai hubungan dengan para Selwyn… pastinya, ada beberapa keluarga darah murni yang mana aku tidak berhubungan… sayangnya,” dia melanjutkan, dalam suara yang lebih pelan, menjentik melewati pertannyaan Mrs. Cattermole, ”itu tidak bisa disamakan katakanlah untukmu. ‘Profesi orang tua: pedagang sayur’.”

Yaxley bersorak kegirangan, dibawah kucing perak dengan bulu lembut berpatroli turun naik, dan para dementor berdiri menunggu disudut.

Kebohongan Umbridge telah membuat darah naik ke otak Harry dan hilang akal karena

— kalung yang dipakainya adalah curian dari pencuri licik yang digunakannya untuk mendukung argumennya bahwa ia berdarah murni..ia mengangkat tongkatnya, tidak peduli dirinya tersembunyi di balik Jubah Gaib, dan berkata, ”Stupefy!”

Terdapat kilatan cahaya merah; Umbridge runtuh dan dahinya membentur sisi birai: Kertas Mrs. Cattermole meluncur dari pangkuannya ke lantai dan, jatuh ke bawah, kucing perak yang berkeliling menghilang. Udara dingin menghantam mereka seperti angin yang mendekat: Yaxley, kebingungan, melihat sekeliling mencari sumber kekacauan dan melihat tangan tanpa tubuh milik Harry dan tongkat itu menunjuk padanya.dia mencoba menarik tongkatnya, tapi terlambat: ”Stupefy!”

Yaxley jatuh ke bawah dan terbaring melingkar dilantai.

“Harry!”

“Hermione, jika kau pikir aku akan duduk di sini dan berpura pura-”

“Harry, Mrs. Cattermole!”

Harry berbalik, melepas jubah gaib; turun kebawah, dementor telah bergerak dari sudut; mereka melayang kearah wanita yang terantai di kursi: Apakah karena patronus yang menghilang atau karena tuannya telah kehilangan kontrol, mereka kelihatan tak terkendali. Mrs. Cattermole mengeluarkan jerit ketakutan.tangan busuk mencengkram dagunya dan menunduk pada wajahnya.

“EXPECTO PATRONUM!”

Rusa jantan perak membumbung tinggi dari ujung tongkatnya dan melompat kearah dementor, yang terjatuh kebelakang dan melebur dalam kegelapan lagi.

Cahaya rusa dari jantan, lebih kuat dan lebih hangat dibanding perlindungan dari si kucing, mengisi keseluruhan ruang bawah tanah, dan berderap keliling ruangan.

“Ambil horcruxnya!” Harry memberi tau Hermione.

Ia kembali berlari kebawah tangga, menjejalkan Jubah Gaib-nya ke dalam tas dan mendekati Mrs. Cattermole.

“Kau?” dia berbisik, melihat ke wajahnya. ”Tapi — tapi Reg bilang, kau salah satu yang mengajukan namaku untuk diinterogasi!”

“Benarkah?” gumam Harry, menyentak rantai yang mengikat tangan Mrs. Cattermole, ”Well, aku telah merubah keputusan. Diffindo!” Tidak ada yang terjadi. ”Hermione, bagaimana aku dapat memecahkan rantai ini?”

“Tunggu, aku sedang mencoba seseatu di atas sini—“

“Hermione, kita dikelilingi oleh dementor?”

“Aku tahu itu, Harry, tapi jika dia bangun dan kalungnya telah hilang — aku perlu membuat duplikatnya — Geminio! Ini… itu dapat mengecohnya…”

Hermione berlari menuruni tangga.“Coba lihat… Relashio!”

Rantainya terbuka dan terjatuh ke samping lengan kursi. Mrs. Cattermole terlihat lebih ketakutan dibanding sebelumnya. “Kau pergi dari sini dengan kami,” kata Harry melepaskan kaki wanita itu. “Pulanglah ke rumah, ambil anak-anakmu dan pergi, pergilah ke negara lain jika kau bisa. Sembunyikan dirimu dan lari. Kau lihat bagaimana itu, kau tidak ingin mereka mendengar kejadian ini.” “Harry,” kata Hermione, ”Bagaimana kita dapat keluar jika dementor di luar pintu?”

“Patronus,” kata Harry menunjuk tongkat. Rusa jantan berjalan perlahan, tetap bersinar, berjalan ke arah pintu, ”Sebanyak yang

dapat di ciptakan; lakukan Hermione,”

“Expec — expecto patronum,” kata Hermione, tidak ada yang terjadi.“Itu, satu-satunya mantra yang bermasalah dengannya.” Harry memberi tahu Mrs. Cattermole yang benar-benar terkejut,” sedikit ketidakberuntungan, sungguh… Ayo Hermione…”“Expecto patronum!”Berang-berang perak keluar dari ujung tongkat Hermione dan berenang dengan anggun di udara, bergabung dengan rusa jantan. “Ayo,” kata Harry, dan dia memimpin Hermione dan Mrs. Cattermole ke arah pintu. Saat Patronus melayang keluar dari ruang bawah tanah, terdapat teriakan kekagetan dari beberapa orang yang menunggu diluar, Harry melihat sekeliling; dementor kembali terjatuh kebelakang dan melebur dalam kegelapan lagi, sebelum hewan perak tiba. “Itu telah diputuskan, kalian semua akan pulang kerumah dan pergi menyembunyikan keluargamu,”

Harry memberi tahu para kelahiran Muggle yang menunggu diluar, yang terpesona oleh cahaya Patronus, dan tetap gemetar ketakutan. ”Pergi keluar negeri jika kau bisa, sejauh mungkin dari Kementrian, itu — er — posisi resmi yang baru. Sekarang jika kalian mengikuti Patronus, kalian akan dapat meninggalkan Atrium,”

Mereka menaiki tangga batu tanpa ditangkap; tapi saat mereka menuju lift, Harry mulai merasa khawatir. Jika mereka muncul di Atrium dengan rusa jantan dan berang-berang yang meluncur di sampingnya dan dua puluh atau lebih, setengah dari mereka dituduh sebagai kelahiran Muggle, ia tidak dapat menahan pikiran bahwa mereka akan menarik perhatian yang tak diinginkan. Ia baru sampai pada kesimpulan yang tak dapat diterima saat lift berdencing terbuka di depan mereka.

“Reg!” jerit Mrs. Cattermole, dan dia melempar dirinya kepelukan Ron. ”Runcorn membebaskanku, dia menyerang Umbridge dan Yaxley. Dan memberi tahu semua untuk meninggalkan negara ini, aku pikir kita sebaiknya melakukannya, Reg, aku sangat yakin. Ayo cepat pulang dan mengambil anak-anak dan — kenapa kau sangat basah?”

“Air,” gumam Ron, melepaskan dirinya. ”Harry, mereka tahu ada penyusup di dalam Kementrian, seseatu tentang lubang di pintu kantor Umbridge, aku kira kita punya lima menit jika—“

Patronus Hermione menghilang dengan bunyi pop wajahnya berubah ketakutan saat dia menghadap harry.

“Harry, jika kita terjebak disini — !“

“Itu tidak akan jika kita tidak bergerak cepat,” kata Harry. Ia mengarah ke grup yang diam dibelakang mereka, yang mana mereka sedang melongo padanya.

“Siapa yang punya tongkat?”

Sekitar setengah dari mereka mengangkat tangannya.

“Ok, semua yang tidak memiliki tongkat perlu menyelamatkan dirimu pada seseorang yang punya. Kita harus cepat — sebelum mereka menghentikan kita, ayo,”

Mereka memecah dirinya menjadi dua lift. Patronus Harry berdiri mengawal mereka hinga jeruji emas tertutup dan lift mulai bergerak.

“Tingkat delapan,” kata suara dingin penyihir perempuan, ”Atrium.”

Harry tahu dengan pasti bahwa mereka dalam masalah. Atrium telah penuh dengan orang yang keluar masuk perapian, menahan mereka semua.

“Harry!” cicit Hermione. ”Kemana kita akan pergi — ?“

“STOP!” Harry menggelegar, dan kekuatan suara Runcorn bergaung melewati atrium: Penyihir pria menutup perapian yang beku. ”Ikut aku,” dia berbisik pada kelompok kelahiran Muggle yang ketakutan, yang bergerak bergerombol, dituntun oleh Ron dan Hermione.

“Ada apa, Albert?” kata penyihir botak yang sama saat dia keluar dari perapian lebih dulu. dia terlihat gugup.

“Gerombolan ini perlu pergi sebelum kau menutup jalan keluar,” kata Harry dengan wibawa yang semestinya.

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: July 11, 2014 12:31

    Budi Oka Santoso

    Update lg dong novelnya . . . . . . . . :) . . . . Terima Kasih :)
  • Posted: October 14, 2015 12:59

    Sulaiman

    Novel nya donk di update lgi
  • Posted: March 3, 2016 07:22

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya
  • Posted: February 20, 2018 14:07

    devkimedia

    salah satu master piece novel terbaik yang di buat oleh JK rowling,,, nice novel
  • Posted: April 23, 2018 03:47

    NUR ZULAIKHA

    BANYAK NYA MUKA SURAT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.