Baca Novel Online

Harry Potter Dan Reliku Kematian

Ron menangkap mata Harry dan menyeringai, Harry tahu bahwa ia sedang mengingat hiasan kepala yang lucu dan menggelikan, yang mereka lihat saat mereka mengunjungi Xenophilius.

“Ya, dia mencoba untuk membuat ulang diadem Ravenclaw yang hilang. Dia berpikir, dia mengidentifikasi elemen-elemen pentingnya sekarang. Dengan menambahkan sayap billywig sangat membuat perbedaan …”

Ada suara bantingan pintu di pintu depan. Kepala semua orang memutar ke arah itu. Terlihat tegang, Fleur datang sambil berlari dari dapur, Bill melompati makanannya dan tongkatnya langsung diarahkan ke pintu, Harry, Ron, dan Hermione melakukan yang sama. Dengan diam Griphook menyelipkan ke bawah meja, tak terlihat lagi.

“Siapa itu?” Bill teriak.

“Ini Aku, Remus John Lupin!” teriak suara itu melawan suara angin yang menderu. Harry merasakan ketegangan, apa yang terjadi? “Aku adalah manusia-serigala, menikah dengan Nymphadora Tonks, dan kau, penjaga rahasia dari shell cottage, memberitahuku alamat dan memintaku datang bila keadaan darurat!”

Lupin keluar dari ambang pintu. Ia pucat pasi, terbungkus dengan jubah bepergian, rambutnya yang beruban tersapu angin. Dia berdiri tegak, melihatlihat ruangan itu, memastikan siapa yang ada di sana, kemudian berteriak dengan suara keras, “anak lakilaki! Kami menamainya Ted, setelah bapak Dora!”

Hermione menjerit.

“Apa –? Tonks — Tonks telah mempunyai bayi?”

“Ya, ya, dia sudah melahirkan!” teriak Lupin. Semua orang di meja menangis bahagia, bernafas lega: Hermione Dan Fleur kedua-duanya memekik, “Selamat!” dan Ron berkata, “Blimey, seorang bayi!” seperti dia tidak pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya.

“Ya — ya — laki-laki,” sahut Lupin lagi yang terlihat ling-lung oleh kebahagaiaannya. Dia melangkah mengelilingi meja dan memeluk Harry, pemandangan di ruang bawah tanah di Grimmauld Place seperti tidak pernah terjadi.

“Kau akan menjadi ayah angkat?”

“A..ku?” Harry terbata-bata.

“Kau, iya, tentu saja…Dora sangat setuju, tidak ada yang lebih baik …”

“Aku — yeah — blimey –”

Harry merasa diliputi keheranan dan kegembiraan, sekarang Bill sedang terburu-buru mengambil anggur, dan Fleur sedang membujuk Lupin agar bergabung dengan mereka untuk minum.

“Aku tidak bisa berlama-lama, Aku harus kembali,” kata Lupin … Dia terlihat lebih muda dari yang pernah Harry lihat. ”Terima Kasih, terima kasih, Bill”

Bill telah mengisi piala mereka, mereka paham dan mengangkat piala dengan tinggi untuk bersulang.

“Untuk Teddy Remus Lupin,” kata Lupin. ”penyihir hebat yang telah lahir!”

“S’perti apa dia?” selidik Fleur.

“Aku pikir ia mirip Dora, tetapi Dora pikir ia mirip aku. Tidak banyak mempunyai rambut. Rambutnya terlihat hitam ketika ia telah dilahirkan, tetapi aku bersumpah rambutnya berubah jingga sejak satu jam yang lalu. Mungkin pirang saat aku kembali. Andromeda berkata rambut Tonks mulai berubah warna sehari ia telah dilahirkan.” Ia meminum pialanya. “Oh, ayolah tambah lagi, hanya satu lagi,” ia menambahkan dengan keras ketika Bill mengisi lagi.

Angin menghembuskan pondok kecil dan api yang bagaikan melompat-lompat dan membuat suara retakan, dan Bill segera membuka botol anggur lain. Berita Lupin yang nampak telah membuat mereka keluar dari diri mereka sendiri, dipindahkan sebentar dari keadaan mereka yang sedang terkepung: Kabar kehidupan baru sangat menggembirakan. Hanya goblin yang nampak tidak disentuh oleh atmosfer yang tiba-tiba berubah menjadi suatu perayaan, dan sesaat kemudian ia menyelinap kembali ke dalam kamar tidur dan sekarang sendirian. Harry berpikir hanya ia satu-satunya yang sadar akan hal ini, sampai ia melihat mata Bill mengikuti goblin yang naik tangga.

“Tidak… tidak… Aku harus segera kembali,” akhirnya Lupin berkata, menolak piala lain yang berisi anggur. Dia berdiri dan menarik jubah bepergiannya menutupi dirinya.

“Selamat tinggal, selamat tinggal… Aku akan mencoba membawa beberapa foto di hari lain… Mereka akan sangat senang mengetahui bahwa Aku menemui kalian…. ”

Ia mengikat jubahnya dan mengucap selamat tinggal dengan memeluk para perempuan dan berjabat tangan dengan laki-laki, kemudian kembali ke dalam malam yang liar.

“Ayah angkat, Harry!” kata Bill ketika mereka berjalan menuju dapur bersama-sama, membantu membersihkan meja. “Suatu kehormatan! Selamat!”

Ketika Harry membereskan piala yang kosong yang ia bawa, Bill menarik pintu di belakang hingga menutup, mencegah pembicaraan terdengar oleh yang lain yang masih terus merayakannya bahkan setelah Lupin pergi.

“Sebenarnya aku ingin bicara secara pribadi, Harry. Tidak mudah mempunyai kesempatan saat pondok ini penuh dengan orang.”

Bill ragu-ragu.

“Harry, kau merencanakan sesuatu dengan Griphook.”

Itu adalah sebuah pernyataan buka pertanyaan dan Harry tidak bersusah payah untuk menyangkalnya. Dia hanya menatap Bill, menunggu.

“Aku tahu goblin,” kata Bill. “ Aku telah bekerja untuk Gringrots setelah lulus dari Hogwarts. Selama bisa berteman antara penyihir dan goblin, Aku mempunyai teman goblin – atau, setidaknya goblin yang aku kenal dekat, dan suka.” Sekali lagi Bill raguragu. “Harry, apakah yang kau inginkan dari Griphook dan apa kau menjanjikan sesuatu kepadanya sebagai imbalan?”

“Aku tidak dapat memberitahumu,” kata Harry. “Maaf, Bill.”

Pintu dapur terbuka di sebelah mereka; Fleur mencoba membawa banyak piala kosong.

“Tunggu,” Bill memberitahunya. “ Sebentar saja.”

Fleur keluar dan Bill menutup pintu lagi.

“Lalu Aku harus mengatakan ini,” Bill melanjutkan. “ Jika kau melakukan berbagai penawaran dengan Griphook, dan biasanya sekali jika penawaran itu termasuk harta, kau harus sangat berhati-hati. Pendapat Goblin terhadap kepunyaan, pembayaran, dan pengembalian tidaklah sama dengan manusia. ”

Harry merasakan sesuatu yang sedikit menggeliatkan ketidaknyamanan, seolaholah ada ular kecil yang bergerak di dalam dirinya.

“Apa maksudmu?” Harry bertanya.

“Kita membicarakan tentang keturunan yang berbeda,” Bill berkata. “Perjanjian antara penyihir dan goblin telah dihawatirkan selama berabad-abad… tetapi kau akan tahu semuanya dari Sejarah Sihir. Telah terdapat kesalahpahaman di kedua sisi, aku tidak pernah akan menganggap bahwa penyihir tidak bersalah. Bagaimanapun, ada suatu kepercayaan antar beberapa goblin, dan mereka yang ada di Gringotts barangkali paling cenderung akan itu, penyihir itu tidak bisa dipercaya dalam berbagai hal seperti emas dan harta benda, bahwa penyihir tidak punya rasa hormat untuk kepemilikan goblin.”

”Aku menghormati–” Harry memulai, tetapi Bill menggelengkan kepalanya.

“Kau tidak paham, Harry, tidak seorangpun dapat mengerti jika tidak hidup bersama goblin. Bagi goblin, hal yang paling benar dan pemilik dari semua benda adalah pembuatnya, bukan pembeli. Benda buatan goblin adalah, di mata goblin, menjadi hak milik mereka.”

“Tapi itu sudah dibeli …”

“– kemudian mereka akan menganggap itu disewakan kepada seseorang yang telah membayar dengan uang. Bagaimanapun, mereka punya kesukaran besar dengan ide atas benda buatan goblin yang pindah dari penyihir ke penyihir. Kau lihat wajah Griphook ketika tiara yang lewat di bawah matanya. Ia menentang. Aku percaya ia berpikir, seperti sesamanya yang sengit, bahwa tiara itu seharusnya telah dikembalikan kepada goblin ketika pembeli yang asli meninggal. Mereka menganggap kebiasaan kita memelihara benda buatan goblin, sesuatu yang dilewati dari mereka dari penyihir ke penyihir tanpa pembayaran lebih lanjut, sedikit lebih banyak seperti pencuri.”

Categories:   Fantasi

Comments

  • Posted: July 11, 2014 12:31

    Budi Oka Santoso

    Update lg dong novelnya . . . . . . . . :) . . . . Terima Kasih :)
  • Posted: October 14, 2015 12:59

    Sulaiman

    Novel nya donk di update lgi
  • Posted: March 3, 2016 07:22

    fida kurnia

    update yang bayak dong novelnya
  • Posted: February 20, 2018 14:07

    devkimedia

    salah satu master piece novel terbaik yang di buat oleh JK rowling,,, nice novel
  • Posted: April 23, 2018 03:47

    NUR ZULAIKHA

    BANYAK NYA MUKA SURAT

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.